Kasus Suap Bupati Hulu Sungai Utara
-
News •Bupati HSU Nonaktif Abdul Wahid Divonis 8 Tahun Bui, Lebih Ringan dari Tuntutan JPUSenada juga disampaikan penasihat hukum terdakwa, Fadli Nasution yang akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada kliennya Abdul Wahid.
-
News •Kontraktor Akui Antar Uang Rp1,7 Miliar untuk Bupati Nonaktif HSU di Kardus Mi InstanSaksi bernama Ahmad Syarif mengaku uang komisi proyek berjumlah miliaran rupiah untuk sang bupati diserahkan dalam kardus mi instan.
-
News •Permohonan Justice Collaborator Terdakwa Proyek Irigasi Hulu Sungai Utara DikabulkanPermohonan dikabulkan karena sejumlah pertimbangan. Antara lain, sikap kooperatif terdakwa selama proses penyidikan dan persidangan. Serta peran Maliki dalam turut membongkar peran tersangka lainnya dalam kasus korupsi suap fee proyek di Kabupaten HSU khususnya keterlibatan Bupati HSU non-aktif Abdul Wahid.
-
News •Bupati Nonaktif Hulu Sungai Utara Segera Disidang di PN BanjarmasinDengan pelimpahan berkas dakwaan tersebut, maka penahanan Abdul Wahid menjadi kewenangan PN Banjarmasin.
-
News •Berkas Penyidikan Bupati Nonaktif Hulu Sungai Utara RampungAbdul Wahid masih akan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Gedung Merah Putih. Sebab masa penahanan Abdul Wahid akan diperpanjang 20 hari ke depan terhitung sejak 17 Maret 2022 hingga 5 April 2022.
-
News •Kasus Bupati Nonaktif HSU, KPK Sita Aset dan Uang Miliaran RupiahAli menyatakan, Abdul Wahid diduga melakukan transaksi keuangan tanpa melalui jasa layanan transaksi keuangan yang sah.
-
News •KPK Dalami Kasus Pencucian Uang Bupati HSU Lewat 12 SaksiKPK menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Abdul Wahid sebagai tersangka TPPU.
-
News •KPK Tetapkan Bupati Hulu Sungai Utara Tersangka TPPUPenetapan tersangka setelah tim penyidik mendalami dan menganalisa dari rangkaian alat bukti yang ditemukan dalam proses penyidikan kasus suap dan gratifikasi oleh tersangka AW. Diduga ada beberapa penerimaan yang dengan sengaja disamarkan dan diubah bentuknya serta dialihkan kepada pihak lain.
-
News •KPK Dalami TPPU Bupati Nonaktif Hulu Sungai Utara Terkait Penyamaran Aset KorupsiDalam laman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Abdul Wahid diduga ada beberapa aset tak dilaporkan. Dalam LHKPN tercatat Abdul Wahid tak memiliki mobil, namun tim penyidik menyita mobil milik Abdul Wahid.
-
News •Kasus Jual Beli Jabatan, KPK Sita Tanah Bupati dan Mobil Ketua DPRD Hulu Sungai UtaraPlt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, objek tanah dan bangunan disita tim penyidik berlokasi di Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Aset itu diperuntukkan klinik kesehatan.