Dinas ESDM Kaltim
-
Ekonomi •Biogas Kotoran Sapi: Inovasi Mandirikan Energi dan Ekonomi Warga KaltimDinas ESDM Kaltim sukses wujudkan kemandirian energi dan ekonomi masyarakat melalui inovasi pemanfaatan biogas kotoran sapi, mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil. Program biogas kotoran sapi ini juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi peterna
-
Ekonomi •PLTS Komunal Kaltim: Warga Pelosok Mandiri Kelola Listrik di Daerah TerpencilWarga di sejumlah kawasan pelosok Kalimantan Timur menunjukkan kemandirian luar biasa dalam mengelola PLTS Komunal, memastikan pasokan listrik stabil di tengah keterbatasan akses infrastruktur.
-
Ekonomi •Dinas ESDM Kaltim Gencarkan Mitigasi Kolam Bekas Tambang Dekat Pemukiman WargaDinas ESDM Kalimantan Timur mengambil langkah mitigasi serius terhadap kolam bekas tambang ilegal di dekat pemukiman warga setelah insiden tragis. Upaya Mitigasi Kolam Bekas Tambang Kaltim ini demi menjamin keselamatan masyarakat.
-
Ekonomi •Dinas ESDM Kaltim Genjot Biogas Alternatif Energi Kampung untuk Kemandirian EnergiDinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong pemanfaatan biogas alternatif energi kampung dari limbah ternak, guna mewujudkan kemandirian energi dan ketahanan daerah.
-
News •Kejati Kaltim Geledah Dinas ESDM, Usut Dugaan Korupsi Tambang KaltimKejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) menggeledah Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim pada Senin (16/3), mengusut dugaan korupsi tambang Kaltim terkait aktivitas CV AJI. Pembaca akan mengetahui detail penggeledahan dan ba
-
Ekonomi •Dinas ESDM Kaltim Tinjau Upaya Perlindungan Sungai Kelay Berau dari Dampak TambangDinas ESDM Kaltim meninjau langsung upaya PT Supra Bara Energi dalam melindungi Sungai Kelay Berau dari potensi dampak pertambangan, memastikan keselamatan lingkungan dan warga sekitar.
-
News •Tragis! Warga Tewas di Lubang Tambang Bekas Galian, Dinas ESDM Kaltim Desak Penutupan & ReklamasiDinas ESDM Kaltim mendesak penutupan lubang tambang bekas galian setelah seorang warga tewas di Samarinda Utara, memicu pertanyaan tentang reklamasi dan keselamatan.