Ranah Minang telah lama dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki banyak kuliner dengan bumbu rempah yang kuat.
Selain olahan daging dan sayur, ternyata daerah ini juga memiliki kudapan khas yang terbuat dari jengkol bernama karupuak jariang. Makanan ini memiliki tekstur renyah dengan bumbu pedas yang nikmat.
Advertisement
Sebagai Teman Makan Nasi
Karupuak jariang yang sepintas mirip dengan keripik ini kerap dijadikan sebagai pelengkap menu makanan. Cita rasa gurih yang khas dari jengkol, serta bumbu rempah yang kuat membuat karupuak jariang begitu nikmat disantap bersama nasi putih hangat.
Karupuak jariang juga bisa dipadukan dengan berbagai makanan berkuah khas tanah Minang.
Advertisement
Cara Membuat Karupuak Jariang
Untuk membuat karupuak jariang ternyata cukup mudah. Mula-mula siapkan jengkol yang sedikit tua, kemudian rebus atau goreng untuk memisahkan kulit tipisnya.
Selanjutnya jengkol dipukul-pukul hingga tipis dan rata. Jengkol kemudian dijemur di bawah matahari hingga kering. Jengkol yang sudah dijemur, kemudian bisa langsung digoreng.
Advertisement
Tersedia Beberapa Varian
Biasanya para produsen karupuak jariang menjual produknya dalam beberapa varian, seperti karupuak jariang original atau berbumbu.
Untuk yang berbumbu, biasanya jengkol tersebut ditambahi cabai yang sudah digoreng halus bersama bawang serta bumbu lainnya.
Advertisement
Mudah Didapatkan
Karupuak jariang terhitung mudah ditemui di wilayah Sumatera Barat. Biasanya makanan tersebut dijual di warung-warung, rumah makan, hingga pusat oleh-oleh di kawasan perkotaan.
Harga karupuak jariang ini sekitar Rp120 ribu per kilogram di pusat oleh-oleh. Tetapi di warung, makanan ini biasanya dijual dengan kemasan kecil berisi 2 hingga 4 buah kerupuk per bungkus yang dijual dengan harga Rp2.000-Rp5.000.