Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Tari Penguton Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Ada Sejak Abad 18

Mengenal Tari Penguton Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Ada Sejak Abad 18

Mengenal Tari Penguton Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Ada Sejak Abad 18

Tari ini menjadi warisan budaya tak benda dari Sumatera Selatan.

Tari Penguton

Tari Penguton merupakan tari tradisional yang berasal dari Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan.

Mengutip dari jurnal Makna Simbolik Tari Penguton di Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan yang ditulis oleh Retna Susanti, Tari Penguton adalah tari yang tumbuh di Kayuagung dan kemudian menjadi tari penghormatan bagi tamu agung yang datang ke Komering Ilir.


Sejarah Tari Penguton

Tari Penguton adalah tari penghormatan yang diciptakan oleh Aisyah, putri dari seorang kepala desa yang bernama Pangeran H. Bakri di tahun 1820 silam.

Dilansir dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, mulanya gerakan tarian ini sangat sederhana namun disempurnakan oleh keluarga Pengeran Bakri.

Irama lagu tarian ini diberi nama“Hayok” oleh keluarga Pangeran Bakri. Dalam arti bergerak melawan arus.

Tersirat dari gerakan tarian yang tampak lambat dan monoton, bak menggambarkan melwah arus.

Warisan Budaya Sumatera Selatan

Diketahui, Tari Penguton ini telah ada sejak abad XVIII. Tari ini pun menjadi warisan budaya tak benda dari Sumatera Selatan.

Penguton berasal dari kata uton yang dalam bahasa setempat berarti sambut. Sementara penguton diartikan sebagai penyambutan.

Sesuai dengan asal-usul namanya, tarian ini digunakan untuk penyambutan tamu.

Menyambut Presiden Soekarno

Menjelang tahun 1950, Tarian ini pernah digunakan untuk menyambut kehadiran Presiden Soekarno sebagai Presiden RI pertama.

Pada tahun 1959, diketahui tarian ini pernah dibawa ke Istana Negara sebagai persembahan budaya.

Selanjutnya pada tahun 1950, tarian ini diakui oleh Pemerintah Provinsi sebagai akar dari terciptanya sekapur sirih Provinsi yaitu lahirnya Tari Gending Sriwijaya.

Tari Penguton juga ditampilkan pada upacara adat yang juga disebut Upacara Penguton.

Mengenal Tari Penguton Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Ada Sejak Abad 18

Upacara ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan yang diberikan kepada tamu yang diagungkan oleh masyarakat Kayuagung seperti raja, kepala suku atau marga, penghulu, presiden, Menteri, gubernur, bupati, dan lain sebagainya.
(Foto : kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Selain itu, Tari Penguton hanya ditampilkan di acara tertentu yang tidak bisa dilihat secara bebas atau tidak sembarang waktu dan tempat.

Tari ini dilakukan oleh sembilan gadis yang masih perawan dan merupakan utusan atau perwakilan dari sembilan desa atau marga yang ada.

Sembilan desa itu yaitu Kayuagung, Perigi, Kotaraya, Kedaton, Jua-jua, Mangunjaya, Paku, Sukadana, dan Sidakersa.

Mengenal Tari Penguton Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Ada Sejak Abad 18

Dalam setiap gerakannya, terdapat makna tersendiri yang disampaikan.

Seperti gerakan berhimpo, nyungguk, menghasta, kenage, seluang, mayok, sembah, kecubung, ngisung, sonai mojong, ngondik, dan konoi mahabo.
(Foto : Instagram@
pesonasriwijaya)

Babak Baru Kasus Menantu Selingkuh dengan Mertua di Serang, RZ dan RH Jadi Tersangka Perzinahan
Babak Baru Kasus Menantu Selingkuh dengan Mertua di Serang, RZ dan RH Jadi Tersangka Perzinahan

Kasus dugaan perselingkuhan itu dilaporkan istri tersangka berinisial NR (22).

Baca Selengkapnya
Turki Kirim Tiga Pesawat Berisi Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Melalui Mesir
Turki Kirim Tiga Pesawat Berisi Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Melalui Mesir

Pesawat ketiga Turki ini tiba pada Sabtu, menyusul dua pesawat sebelumnya yang tiba di Mesir pada Jumat.

Baca Selengkapnya
Belum Bertempur ke Gaza, Lima Tentara AS Sudah Keburu Tewas Saat Latihan
Belum Bertempur ke Gaza, Lima Tentara AS Sudah Keburu Tewas Saat Latihan

Belum Bertempur ke Gaza, Lima Tentara AS Sudah Keburu Tewas Saat Latihan

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Kesal Rumah Tangga Dicampuri sampai Istri Minta Cerai, Menantu Bunuh Mertua
Kesal Rumah Tangga Dicampuri sampai Istri Minta Cerai, Menantu Bunuh Mertua

Korban yang sedang santai di dapur kaget mendapat serangan bertubi-tubi dari pelaku menggunakan kayu.

Baca Selengkapnya
Menyelami Sejarah Semar Mendem, Lemper Khas Keraton Solo
Menyelami Sejarah Semar Mendem, Lemper Khas Keraton Solo

Sejarah menyebutkan bahwa penggunaan nama Semar awalnya dikarenakan kuliner ini menyerupai bentuk tubuhnya yang gemuk dan berisi.

Baca Selengkapnya
Makam Panglima Militer Mesir Kuno dari Abad ke-6 SM Digali, Isinya Banyak Artefak Menakjubkan
Makam Panglima Militer Mesir Kuno dari Abad ke-6 SM Digali, Isinya Banyak Artefak Menakjubkan

Sejumlah benda pemakaman juga ditemukan di sekitar makam panglima militer ini.

Baca Selengkapnya
KY Terbitkan Seribu Lebih Surat Tembusan Terkait Pelanggaran Etik Hakim
KY Terbitkan Seribu Lebih Surat Tembusan Terkait Pelanggaran Etik Hakim

Untuk badan peradilan lainnya, Peradilan TUN 56 laporan, Tipikor 54 laporan, PHI 14 laporan, Peradilan Militer 8 laporan dan Niaga 36 laporan.

Baca Selengkapnya
Arti Kata Coeg dan Bahasa Gaul Lainnya, Sering Digunakan Anak Muda Zaman Sekarang
Arti Kata Coeg dan Bahasa Gaul Lainnya, Sering Digunakan Anak Muda Zaman Sekarang

Begitu banyak kata dan bahasa yang kita temukan dan cari tahu artinya, termasuk arti kata coeg.

Baca Selengkapnya
Pemerintah akan Luncurkan Pelayanan Satu Pintu Perizinan Kegiatan Seni dan Olahraga
Pemerintah akan Luncurkan Pelayanan Satu Pintu Perizinan Kegiatan Seni dan Olahraga

Kebijakan tersebut diambil pemerintah untuk memastikan para penyelenggara dapat memantau secara langsung perizinan.

Baca Selengkapnya