Kesal Rumah Tangga Dicampuri sampai Istri Minta Cerai, Menantu Bunuh Mertua

Korban yang sedang santai di dapur kaget mendapat serangan bertubi-tubi dari pelaku menggunakan kayu.

Budi Yansah
Oleh Budi Yansah - Reporter
Kesal Rumah Tangga Dicampuri sampai Istri Minta Cerai, Menantu Bunuh Mertua
Kesal Rumah Tangga Dicampuri sampai Istri Minta Cerai, Menantu Bunuh Mertua (Merdeka.com)

Dia menyerahkan diri ke kantor polisi dan menceritakan kejadian itu.

Seorang pria, SN (31), menyerahkan diri ke kantor polisi usai membunuh ayah mertuanya, AY (50). Rumah tangga hancur akibat dicampuri hingga istri minta cerai menjadi pemicu.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pembunuhan terjadi di rumah korban di Kecamatan Buana Pemaca, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Jumat (4/8) siang. Pelaku mendatangi korban sambil membawa kayu balok dan parang.

Korban yang sedang santai di dapur kaget mendapat serangan bertubi-tubi dari pelaku menggunakan kayu. Meski dalam kondisi terdesak, korban masih mampu menangkis dan mengelak serangan itu. Pelaku yang sudah naik pitam lantas mengeluarkan parang dari sarungnya dan menebaskannya ke arah korban. Parang itu mengenai kepala dan leher hingga korban tewas di tempat.

Saat meninggalkan TKP, pelaku melihat istrinya berada di rumah yang teriak sejadinya. Spontan pelaku ingin menghabisinya namun berhasil selamat. Takut dikejar warga, pelaku pulang ke rumah. Tak lama kemudian, ia menyerahkan diri ke kantor polisi dan menceritakan kejadian itu.

Wakapolres OKU Selatan Kompol Hardan mengungkapkan, tersangka berdalih sudah lama kesal kepada mertuanya itu karena selalu mencampuri urusan rumah tangganya. Korban dianggap tersangka sebagai pemicu pertengkaran dengan istrinya. Terlebih, istrinya sering mengadu kepada korban setiap apapun yang terjadi di rumah tangganya. Bukannya menasihati, korban justru membuat masalah keluarga menjadi runyam.

Tersangka semakin kesal lantaran istrinya meminta cerai dan pulang ke rumah korban. Pria itu pun akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap korban. "Tersangka punya dendam, dia ingin menghabisi nyawanya karena dianggap merusak dan mencampuri rumah tangganya," ungkap Hardan, Rabu (9/8).

Rekomendasi