Hari Demokrasi Internasional 15 September, Berikut Sejarah dan Tujuannya
Peringatan ini bertujuan untuk memperkuat institusi dan akuntabilitas demokrasi.
Peringatan ini bertujuan untuk memperkuat institusi, akuntabilitas demokrasi, serta membantu negara-negara yang pulih dari konflik untuk membuat konstitusi mereka sendiri.
Hari Demokrasi Internasional 15 September, Berikut Sejarah dan Tujuannya
Setiap tanggal 15 September masyarakat dunia memperingati Hari Demokrasi Internasional.
Peringatan ini bertujuan untuk memperkuat institusi, akuntabilitas demokrasi, serta membantu negara-negara yang pulih dari konflik untuk membuat konstitusi mereka sendiri.
Istilah demokrasi tentu sudah tidak asing dalam kehidupan sehari-hari. Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Banyak sekali negara-negara yang menganut sistem demokrasi, tak terkecuali Indonesia.
Mengingat negara Indonesia menganut sistem demokrasi, penting untuk memahami esensi Hari Demokrasi Internasional. Berikut sejarah singkat Hari Demokrasi Internasional dan tujuannya yang merdeka.com lansir dari berbagai sumber:
Pengertian Demokrasi
Secara etimologis, kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu demos dan kratos. Demos memiliki arti rakyat dan kratos berarti kekuasaan yang mutlak. Apabila digabungkan, demokrasi adalah kekuasaan yang mutlak oleh rakyat.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), demokrasi adalah pemerintahan rakyat atau bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantara wakilnya.
Sementara itu, pengertian demokrasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:
• Aristoteles
Makna demokrasi sebagai suatu kebebasan, atau prinsip demokrasi ialah kebebasan. Ini karena hanya melalui kebebasanlah setiap warga negara bisa saling berbagi kekuasaan di dalam negaranya.
• Hans Kelsen
Demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Yang melaksanakan kekuasaan negara ialah wakil-wakil rakyat yang terpilih. Di mana rakyat telah yakin, bahwa segala kehendak dan kepentingannya akan diperhatikan di dalam melaksanakan kekuasaan Negara.
• Joseph A. Schemer
Demokrasi merupakan suatu perencanaan institusional untuk mencapai keputusan politik di mana individu-individu memperoleh kekuasaan untuk memutuskan cara perjuangan kompetitif atas suara rakyat.
Sejarah dan Tujuan Hari Demokrasi Internasional
Hari Demokrasi Internasional berawal dari resolusi yang dikeluarkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2007 lalu. Tujuan peringatan Hari Demokrasi Internasional ini untuk mempromosikan peran pemerintah dalam menjaga demokrasi terbuka di antara semua negara anggota Piagam PBB.
Selain itu, tujuan Hari Demokrasi Internasional juga untuk merayakan sistem nilai yang dipromosikan demokrasi, memberikan warga kekuatan untuk membuat keputusan mengenai semua aspek kehidupan mereka.
Hari Demokrasi yang diperingati setiap tanggal 15 September juga menjadi upaya untuk mengadvokasi masyarakat demokratis di seluruh dunia.
Dengan adanya Hari Demokrasi Internasional ini diharapkan mampu memperkuat institusi, akuntabilitas demokrasi, serta membantu negara-negara yang pulih dari konflik untuk membuat konstitusi mereka sendiri.
Tema Hari Demokrasi Internasional
Secara umum, tujuan demokrasi adalah untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur dengan konsep yang mengedepankan keadilan, kejujuran dan keterbukaan. Pada dasarnya, tujuan demokrasi dalam kehidupan bernegara juga meliputi kebebasan berpendapat dan kedaulatan rakyat.
Setiap warga yang negaranya menganut sistem demokrasi, tentu perlu menerapkan perilaku demokratis dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menumbuhkan kesadaran tersebut, maka Hari Demokrasi Internasional diperingati setiap tahun.
Adapun tema Hari Demokrasi Internasional tahun 2023 ini adalah Empowering the Next Generation.
Apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia mempunyai arti Memberdayakan Generasi Penerus.
Tema ini khusus untuk generasi muda dalam memajukan demokrasi. Sebab, suara mereka disertakan dalam pengambilan keputusan yang mempunyai dampak besar terhadap negara dan dunia.