Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Pilu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater, Meninggal Jelang Ulang Tahun ke-18

Cerita Pilu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater, Meninggal Jelang Ulang Tahun ke-18<br>

Cerita Pilu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater, Meninggal Jelang Ulang Tahun ke-18

Diana, orang tua salah satu korban bernama Mahesya mengatakan dirinya memiliki firasat tidak enak saat rombongan berangkat naik bus.

Duka mendalam dialami keluarga korban kecelakaan bus di Ciater, Subang, Jawa Barat.

Keluarga tidak menyangka kecelakaan di Ciater itu merenggut belasan nyawa siswa dan guru SMK Lingga Kencana Depok.


Diana, orang tua salah satu korban bernama Mahesya mengatakan dirinya memiliki firasat tidak enak saat rombongan berangkat naik bus.

Karena ban bus sempat terselip di pertigaan Parung Bingung.

“Kalau dari rumah nggak ada (firasa). Cuma pas berangkat aja itu waktu ban bus nyangkut,” katanya, Minggu (12/5).

Cerita Pilu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater, Meninggal Jelang Ulang Tahun ke-18
Dirinya menyesali kenapa pihak sekolah tetap memaksa jalan dengan kondisi bus yang tidak baik. 
<br>

Dirinya menyesali kenapa pihak sekolah tetap memaksa jalan dengan kondisi bus yang tidak baik. 


“Kenapa tetap dipaksakan. Saya ngenesnya di situ, kenapa dipaksakan,” ujarnya.

Mahesya adalah anak pertama dari empat bersaudara. Menurut Diana, Mahesya sangat sayang pada ketiga adiknya. Bahkan Mahesya sudah berencana membelikan adik kembarnya oleh-oleh baju. Sebagai orang tua, Diana pun mengupayakan untuk memberikan uang bekal pada anaknya.

“Dia mau beliin oleh-oleh baju untuk adik kembarnya,” ungkapnya.

Cerita Pilu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater, Meninggal Jelang Ulang Tahun ke-18
Cerita Pilu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater, Meninggal Jelang Ulang Tahun ke-18

Mahesya dikenal sebagai anak yang baik. Dia memiliki hobi main bola dan selalu ikut kegiatan pertandingan. Usai lulus, almarhum berniat untuk kerja dan kuliah untuk membantu perekonomian keluarga.


“Dia pengen banget jadi pemain bola. Dia bilang habis lulus mau kerja sambil kuliah. Dia bilang mau bantu orang tua, mau bahagiain ibunya,” 

kenangnya.

merdeka.com

Mahesya meninggal tujuh hari menjelang hari kelahirannya. Tahun ini dia genap berusia 18 tahun. Pada tanggal 19 Mei nanti dia berencana untuk makan-makan saat ulang tahun.

“Tanggal 19 nanti dia mau ulang tahun. Saya bilang mau makan-makan di mana. Mungkin ini sudah takdirnya,” ujarnya sambil menahan tangis.

Diana mengenang anak pertamanya itu sebagai anak penurut. Almarhum tidak pernah menuntut macam-macam pada orang tuanya.

“Nggak neko-neko anaknya, nurut,” pungkasnya. Nur fauziah

Sebanyak 11 orang tewas akibat kecelakaan bus yang menabrak kendaraan hingga terguling ini. Sembilan di antaranya diduga adalah pelajar SMK, satu orang guru, dan satu lagi pengendara motor.

"11 meninggal dunia," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Cerita Pilu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater, Meninggal Jelang Ulang Tahun ke-18
Deretan Fakta Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana di Ciater Subang, 11 Orang Meninggal Dunia
Deretan Fakta Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana di Ciater Subang, 11 Orang Meninggal Dunia

Sejauh ini, kecelakaan yang terjadi di Ciater Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5) kemarin memakan korban sebanyak 11 orang.

Baca Selengkapnya
Cerita Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang: Korban Sempat Kirim Voice Note Minta Tolong
Cerita Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang: Korban Sempat Kirim Voice Note Minta Tolong

Seorang siswa SMK Lingga Kencana yang selamat dari kecelakaan maut di Ciater, Subang memberikan kesaksian ihwal musibah tersebut.

Baca Selengkapnya
Penjaga SMK Lingga Kencana Lolos dari Kecelakaan Maut di Ciater, Ini Penyebabnya
Penjaga SMK Lingga Kencana Lolos dari Kecelakaan Maut di Ciater, Ini Penyebabnya

Dari 11 korban meninggal dunia, 10 di antaranya adalah siswa dan guru SMK Lingga Kencana, Depok

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pengakuan Sopir Bus SMK Lingga Kencana soal Detik-Detik Kecelakaan Maut di Ciater Subang
Pengakuan Sopir Bus SMK Lingga Kencana soal Detik-Detik Kecelakaan Maut di Ciater Subang

Sadira mengatakan, kecelakaan terjadi pada Sabtu (11/5) itu akibat rem blong.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Kejutan Fakta! Korban Bus SMK Lingga Kecelakaan Subang Kirim Suara Minta Tolong
VIDEO: Kejutan Fakta! Korban Bus SMK Lingga Kecelakaan Subang Kirim Suara Minta Tolong

Seorang siswa SMK Lingga Kencana yang selamat dari kecelakaan maut di Ciater, Subang memberikan kesaksian ihwal musibah tersebut.

Baca Selengkapnya
Kemenhub Ungkap Penyebab Bus SMK Lingga Kencana Depok Kecelakaan di Ciater
Kemenhub Ungkap Penyebab Bus SMK Lingga Kencana Depok Kecelakaan di Ciater

Korban tewas terdiri atas enam perempuan dan lima laki-laki serta jumlah korban luka berat sebanyak 12 orang.

Baca Selengkapnya
Kapolda Jabar Sampaikan Belasungkawa atas Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater
Kapolda Jabar Sampaikan Belasungkawa atas Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater

Menurut Wiyagus, langkah pertama yang dilakukan polisi dalam musibah ini yaitu proses evakuasi seluruh korban ke rumah sakit.

Baca Selengkapnya
YLKI soal Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana: Sering Terjadi karena Sopir Kurang Tidur
YLKI soal Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana: Sering Terjadi karena Sopir Kurang Tidur

YLKI soal Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana: Sering Terjadi karena Sopir Kurang Tidur

Baca Selengkapnya
Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Acara Perpisahan hingga Iuran per Anak
Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Acara Perpisahan hingga Iuran per Anak

Kecelakaan maut bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang menelan 11 korban tewas

Baca Selengkapnya