Sejauh ini, kecelakaan yang terjadi di Ciater Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5) kemarin memakan korban sebanyak 11 orang.
Kabar duka tengah menyelimuti Tanah Air. Pada Sabtu (11/5) kemarin, terjadi kecelakaan maut sebuah bus yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana, Depok. Tak hanya bus, mobil dan tiga motor yang berada di lokasi tersebut juga mengalami kecelakaan yang serupa.
Saat ini korban kecelakaan telah dilarikan ke RSUD Subang untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Beberapa korban lainnya juga sedang mendapatkan penanganan di Puskesmas terdekat.
Berikut beberapa faktanya.
Advertisement
Mengutip Liputan6.com, Jules Abraham Abast selaku Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol menjelaskan kronologi kecelakaan maut tersebut. Awalnya, bus bernama Trans Putera Fajar yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana ini datang dari arah selatan menuju utara. Kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan saat melaju dengan kondisi jalan yang menurun.
Alhasil, kecelakaan lalu lintas pun tak terhindarkan ketika bus bertemu dengan kendaraan yang berlawanan arah.
Jules menjelaskan bahwa ada lima kendaraan yang terlibat, yaitu Bus Trans Putera Fajar, Daihatsu Feroza dan tiga unit sepeda motor. Bus tersebut diketahui terhenti setelah menabrak tiang yang ada di bahu jalan arah Subang menuju Bandung tepat di depan Masjid As Sa’adah.
"Oleng ke kanan menabrak kendaraan Feroza dari arah berlawanan kemudian terguling miring ke kiri posisi ban kiri di atas dan terselusur sehingga menabrak tiga sepeda motor yang terparkir di bahu jalan,"
Advertisement
ujarnya, mengutip Liputan6.com.
merdeka.com
Advertisement
Jules juga melaporkan sebanyak 11 orang tewas akibat kecelakaan bus yang menabrak kendaraan hingga terguling ini. Sembilan di antaranya diduga adalah pelajar SMK, satu orang guru, dan satu lagi pengendara motor.
"11 meninggal dunia," ujarnya.
Advertisement
Berdasarkan data yang dihimpun, korban kecelakaan dibawa ke dua layanan kesehatan. Pertama, di UPTD Puskesmas Palasari terdapat 23 orang korban dengan rincian dua orang luka berat dan harus dirujuk ke RSUD Subang.
Luka sedang dan ringan sebanyak 21 orang masih dalam penanganan di Puskesmas Palasari.
Kemudian, di Puskesmas Jalancagak terdapat 37 orang korban. Dengan rincian luka berat 17 orang, luka sedang 9 orang, luka ringan 2 orang. Terdapat 9 orang yang meninggal.
Berdasarkan data yang ditulis ditujukan untuk Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr Maxi, angka korban meninggal 11 orang di antaranya yakni 10 orang dari rombongan bus, satu orang lainnya adalah pengendara motor, warga Subang.
"MD (meninggal dunia) 11 orang, (di antaranya) 10 anak kita dari Depok, satu pengendara motor warga Cibogo Subang," tulisnya.
Advertisement
Saat ini, kecelakaan maut tersebut masih dalam penyelidikan. Sontak saja, kejadian ini menjadi duka mendalam bagi keluarga yang terdampak.
"Kasus kecelakaan masih dalam lidik," ujar Jules Abraham Abast.