7 Penyebab Asam Lambung Naik Setelah Makan dan Cara Mengatasinya

Lambung yang dibiarkan kosong dalam waktu yang lama akan terisi oleh cairan asam lambung, hal ini memicu peradangan dan iritasi pada lambung dan usus.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
7 Penyebab Asam Lambung Naik Setelah Makan dan Cara Mengatasinya
7 Penyebab Asam Lambung Naik Setelah Makan dan Cara Mengatasinya (Merdeka.com)

Asam lambung naik setelah makan seringkali dianggap sebagai gejala maag. Namun, ada berbagai alasan mengapa hal ini terjadi.

Untuk memahami lebih lanjut dan mengatasi masalah ini, mari kita jelajahi 7 hal yang dapat menyebabkan asam lambung naik setelah makan serta solusi efektifnya.

Untuk memahami lebih lanjut dan mengatasi masalah ini, mari kita jelajahi 7 hal yang dapat menyebabkan asam lambung naik setelah makan serta solusi efektifnya.
Dok. Istimewa

1. Lambung Kosong Terlalu Lama

Lambung yang dibiarkan kosong dalam waktu yang lama akan terisi oleh cairan asam lambung, memicu peradangan dan iritasi pada lambung dan usus.

Otot sfingter esofagus bagian bawah menjadi lemah, tidak mampu menahan aliran asam lambung.

Gejala yang muncul meliputi sakit perut, mual, muntah, penurunan berat badan, dan diare.

Untuk mengatasinya, perhatikan pola makan dengan menjaga frekuensi dan porsi makan agar teratur.

2. Makanan dan Minuman Penyebab Asam Lambung Naik

2. Makanan dan Minuman Penyebab Asam Lambung Naik
Dok. Istimewa

Jenis makanan dan minuman tertentu dapat memicu asam lambung naik, seperti makanan berlemak, bersantan, pedas, dan asam.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Hindari makanan yang digoreng, berminyak, dan bersantan, serta batasi konsumsi makanan pedas dan asam. Ini dapat membantu menjaga kestabilan sfingter esofagus dan mengurangi kemungkinan asam lambung naik.

3. Makan Terlalu Cepat

3. Makan Terlalu Cepat
Dok. Istimewa

Makan terlalu cepat dapat mengakibatkan makanan yang belum cukup dicerna masuk ke dalam lambung, memaksa organ ini untuk bekerja lebih keras.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hal ini dapat memicu peningkatan produksi asam lambung, menyebabkan gejala asam lambung naik, begah, dan kembung. Sebaiknya, nikmati setiap suapan dengan tenang untuk mencegah masalah ini.

4. Makan Berlebihan

4. Makan Berlebihan
Dok. Istimewa

Makan berlebihan, terutama jika dilakukan dengan cepat, dapat membuat perut membuncit. Perut yang semakin membesar akan meregangkan otot sfingter, memungkinkan makanan tercerna untuk naik kembali ke kerongkongan. Jaga kecepatan makan dan nikmati setiap suapan dengan teliti untuk menghindari gejala maag.

5. Minum Alkohol

Konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko asam lambung naik. Alkohol mengiritasi jaringan di kerongkongan dan memicu produksi lebih banyak asam lambung.

Selain itu, alkohol dapat melemaskan otot di sekitar perut, menyebabkan asam lambung lebih mudah naik setelah makan.

"Peminum alkohol memiliki kemungkinan lebih besar mengalami asam lambung naik setelah makan." - Alcohol and Alcoholism, 2019.

6. Merokok Setelah Makan

6. Merokok Setelah Makan
Dok. Istimewa

Merokok setelah makan dapat mengurangi tekanan pada otot sfingter esofagus bagian bawah, memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Hindari kebiasaan merokok setelah makan untuk mencegah gejala asam lambung naik.

7.  Tidur atau Berbaring Segera Setelah Makan

7.  Tidur atau Berbaring Segera Setelah Makan
Dok. Istimewa

Kebiasaan berbaring atau tiduran setelah makan dapat menyebabkan cairan asam lambung naik kembali ke atas kerongkongan. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pastikan untuk tetap dalam posisi tegak setelah makan agar otot sfingter tetap kencang dan mencegah aliran balik asam lambung.

Cara Mengatasi Asam Lambung Naik

Cara Mengatasi Asam Lambung Naik
Dok. Istimewa

Jika Anda mengalami asam lambung naik setelah makan, berikut beberapa cara yang dapat membantu mengatasinya:

1. Lakukan Gerakan Diafragma

1. Lakukan Gerakan Diafragma
Dok. Istimewa

Pernapasan diafragma, atau pernapasan dalam, dapat membantu merilekskan tubuh. Fokuslah pada pernapasan yang dalam dan lambat untuk menciptakan pijatan lembut pada area lambung. "Pernapasan diafragma efektif membuat tubuh rileks." - University of Michigan Health.

2. Minum Obat Maag

Minum obat maag seperti antasida, H2 blocker (famotidin, ranitidin, cimetidin), atau PPI (lansoprazole, omeprazole) dapat membantu mengatasi asam lambung naik.

3. Makan Makanan Kaya Probiotik

Makanan kaya probiotik, seperti yoghurt rendah gula, tempe, dan oncom, dapat membantu mengobati maag yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tetap konsultasikan kondisi Anda dengan dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang sesuai.

Mengubah pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan dapat menjadi langkah awal yang efektif untuk mencegah dan mengatasi asam lambung naik setelah makan.

Mengubah pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan dapat menjadi langkah awal yang efektif untuk mencegah dan mengatasi asam lambung naik setelah makan.
Dok. Istimewa
Rekomendasi