Jangan Cuma Dikupas, Ini Trik Agar Nanas Tidak Membuat Lidah dan Tenggorokan Gatal

Menikmati irisan nanas yang telah dibersihkan kulitnya dapat menimbulkan sensasi gatal di tenggorokan dan lidah. Ternyata, ini cara untuk mengatasinya

Nurrohman Sidiq
Oleh Nurrohman Sidiq - Reporter
Jangan Cuma Dikupas, Ini Trik Agar Nanas Tidak Membuat Lidah dan Tenggorokan Gatal
Trik Agar Nanas Tidak Membuat Lidah dan Tenggorokan Gatal (© 2024 YouTube/Permana Cuy)

Menikmati irisan nanas yang telah dibersihkan kulitnya dapat menimbulkan sensasi gatal di tenggorokan dan lidah. Ternyata, ini adalah cara yang tepat untuk mengupas buah nanas.

Banyak orang mengalami gatal-gatal di tenggorokan, bibir, atau lidah setelah mengonsumsi nanas, meskipun sudah dikupas bersih.

Menurut laporan dari Delish, hal tersebut disebabkan oleh kombinasi enzim dalam nanas yang dikenal sebagai bromelain. 
Meskipun demikian, masalah ini dapat diatasi dengan cara mengupas nanas secara benar, seperti yang dijelaskan dalam video tutorial oleh kanal YouTube Permana Cuy. 

Penjelasan lengkapnya dapat ditemukan dalam tulisan yang diterbitkan pada Senin (11/03/2024) berikut ini.

Kupas Nanas Hingga Bersih

Kupas Nanas Hingga Bersih
© 2024 Instagram/@ansiliaoctavia_mettashop

Pastikan semua kulit nanas sudah dikupas hingga tak tersisa

Sebelum dimasukkan ke dalam larutan air garam, penting untuk mengupas nanas secara menyeluruh agar tidak ada bagian kulit yang masih menempel.

Hal ini sangatlah vital agar nanas dapat terbebas dari kotoran dan potensi sisa kulit yang mengganggu. 

Cungkil Mata Nanas

Cungkil Mata Nanas
© 2024 Instagram/@peralatan_rumahtanggaku

Mata nanas berpotensi menjadi tempat jamur menempel

Meskipun biasanya tidak berbahaya, lebih baik untuk mencungkil mata nanas karena terkadang jamur dapat menempel pada bagian tersebut.

Demikian pula, rasa manis nanas akan lebih terasa jika bagian matanya dibuang.

Buat Rendaman Air Garam

Buat Rendaman Air Garam
© 2024 YouTube/Permana Cuy

Garam akan menetralisir kompleksitas rasa pada nanas

Peran garam di sini sangat penting, karena mengubah rasa buah nanas menjadi lebih manis.

Rasa alami nanas cukup rumit. Dengan adanya garam, kompleksitas rasa nanas akan tereduksi, sehingga hanya meninggalkan kesan manis.

Cuci Nanas dalam Air Garam

Cuci Nanas dalam Air Garam
© 2024 YouTube/Permana Cuy

Nanas dapat dimakan tanpa khawatir gatal-gatal setelah dicuci

Rendam nanas dalam larutan garam dan diamkan sejenak, lalu putar dengan lembut menggunakan tangan. Setelah cukup bersih, angkat nanas dari rendaman dan bilas dengan air matang.

Setelah itu, nanas akan bersih secara menyeluruh dan siap disantap tanpa khawatir gatal di tenggorokan atau pada lidah.

Berapa Lama Merendam Nanas dengan Air Garam?

Dr. Choi menyatakan bahwa untuk menghindari gatal-gatal, gunakanlah garam karena garam dapat menonaktifkan enzim bromelain.

Dengan sedikit penambahan garam, rasa manis buah dapat ditingkatkan, membuat buah menjadi lebih nikmat.

Kenapa Makan Nanas Harus Pakai Garam?

Menurut informasi dari sumber Eating Well, garam aktif menghilangkan efek dari bromelain, sehingga ketika hendak dikonsumsi, enzim tersebut sudah tidak aktif.

Salah satu metode sederhana untuk menonaktifkan bromelain pada nanas adalah dengan merendamnya dalam larutan air garam selama 15 menit.

Apa Manfaat Air Rendaman Buah Nanas?

Manfaat dari pemanasan air nanas ini berasal dari kandungan kaliumnya.

Kalium dipercaya memiliki kemampuan untuk merilekskan pembuluh darah, yang dapat menurunkan tekanan darah.

Selain itu, bromelain dalam nanas juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan dan mengurangi nyeri pada sendi.

Apa Manfaat Minum Air Nanas Hangat?

Salah satu keunggulan utama dari air rebusan nanas adalah kemampuannya untuk meningkatkan fungsi pencernaan.

Bromelain dalam air rebusan nanas dapat mempercepat pencernaan makanan di dalam usus, membantu kelancaran sistem pencernaan, dan mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti sembelit.

Berapa Lama Nanas Bisa Disimpan?

Menurut penelitian Lies (2001), nanas segar hanya dapat disimpan selama 1 hingga 7 hari pada suhu sekitar 22℃.

Rekomendasi