Waspada, 4 Campuran Kopi Ini Diam-diam Bikin Berat Badan Naik

Apa saja variasi campuran kopi yang dimaksud. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Gloria Trivena May Ary
Oleh Gloria Trivena May Ary - Reporter
Waspada, 4 Campuran Kopi Ini Diam-diam Bikin Berat Badan Naik
Ilustrasi es kopi susu kekinian./Copyright shutterstock.com/g/Mrsiraphol (© 2025 Liputan6.com)

Kopi telah menjadi salah satu minuman favorit bagi banyak orang, terutama di pagi hari. Namun, tanpa kita sadari, beberapa campuran kopi yang biasa kita nikmati dan rasakan enak di lidah dapat berdampak negatif pada berat badan. Ini adalah fakta yang mengejutkan, di mana berbagai campuran tersebut berisiko menambah berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, tidak hanya berat badan yang bisa meningkat, tetapi campuran tersebut juga dapat meningkatkan risiko penyakit serius, seperti diabetes. Oleh karena itu, penting untuk menghindari campuran kopi tertentu agar tubuh tetap sehat saat menikmati segelas kopi di pagi hari. Lantas, campuran kopi apa saja yang perlu diwaspadai? Mari kita simak lebih lanjut, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Selasa(22/4/2025).

Krimer non-susu sering dipilih untuk ditambahkan ke dalam kopi karena praktis dan cocok bagi mereka yang menghindari susu. Namun, di balik kenikmatan yang ditawarkan, krimer ini kaya akan kalori akibat kandungan lemak dan gula tambahan yang dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan.

Setiap sendok krimer yang ditambahkan ke dalam kopi dapat menambah jumlah kalori yang dikonsumsi. Penggunaan yang berlebihan akan meningkatkan beban kalori harian dan dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, sebaiknya kontrol porsi penggunaan krimer non-susu agar kalori tetap terjaga.

Meskipun gula tebu terdengar lebih alami, tetap saja ia memiliki kalori yang tinggi. Ketika ditambahkan ke dalam kopi secara rutin, kandungan gula dari gula tebu dapat menumpuk dengan cepat dan berkontribusi pada kenaikan berat badan, terutama jika kita mengonsumsinya lebih dari satu cangkir dalam sehari.

American Heart Association merekomendasikan agar konsumsi gula tambahan tidak melebihi 25 gram per hari untuk wanita dan 36 gram untuk pria. Sebagai alternatif yang lebih sehat, kamu bisa mempertimbangkan penggunaan sirup maple murni atau madu dalam takaran kecil, yang menawarkan rasa manis alami dengan manfaat kesehatan yang lebih baik. Namun, tetap penting untuk mengontrol porsi agar konsumsi kalori tetap dalam batas wajar.

Kental manis memang terasa lezat, namun ia adalah salah satu penyumbang kalori terbesar dalam secangkir kopi. Produk ini sering dianggap sebagai 'susu', padahal kandungan utamanya adalah gula dan lemak. Penambahan kental manis dalam jumlah besar dapat mengacaukan rencana diet kita.

Dalam jangka panjang, konsumsi rutin kental manis dapat meningkatkan risiko obesitas dan masalah metabolisme. Oleh karena itu, jangan menggunakan kental manis secara berlebihan. Sebagai alternatif, pilihlah campuran kopi yang lebih ringan seperti susu almond tanpa pemanis untuk tetap mendapatkan rasa creamy yang lebih sehat.

Kopi yang ditambahkan susu tinggi lemak memang menggoda, tetapi juga dapat menyumbang ratusan kalori ekstra setiap minggunya. Susu ini mengandung lemak jenuh yang tinggi, yang jika dikonsumsi secara rutin dapat memperlambat metabolisme tubuh. Kebiasaan ini dalam jangka panjang bisa membuat angka di timbangan terus meningkat.

Selain itu, tubuh juga jadi lebih rentan terhadap penumpukan lemak di perut. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk menggunakan susu skim atau oat milk sebagai pilihan yang lebih sehat. Jadi, meskipun terlihat sepele, campuran seperti krimer, gula tebu, kental manis, dan susu tinggi lemak dapat menyumbang kalori berlebih ke dalam tubuh.

Jika ingin tetap menikmati kopi tetapi menjaga berat badan, kamu bisa mulai beralih ke kopi instan tanpa gula atau varian kopi rendah kalori. Jenis kopi ini lebih aman karena minim tambahan kalori dan tetap bisa dinikmati kapan saja. Bahkan, kopi-kopi seperti ini sekarang sudah tersedia di e-commerce, tinggal pilih sesuai selera dan kebutuhan. Dengan cara ini, kamu bisa tetap ngopi tanpa khawatir berat badan naik.

Rekomendasi