5 Metode Ampuh Mengurangi Berat Badan dengan Kunyit dan Lada

Kombinasi antara kunyit dan lada dapat meningkatkan proses pembakaran lemak serta membantu memperbaiki metabolisme tubuh.

Asnida Riani
Oleh Asnida Riani - Reporter
5 Metode Ampuh Mengurangi Berat Badan dengan Kunyit dan Lada
5 Metode Ampuh Mengurangi Berat Badan dengan Kunyit dan Lada (Merdeka.com)

Kunyit dan lada hitam adalah dua bahan alami yang diyakini efektif dalam mendukung proses menurunkan berat badan dengan berbagai cara. Terdapat banyak cara untuk memanfaatkan kedua bahan ini dalam kehidupan sehari-hari guna meningkatkan pembakaran lemak serta memperbaiki metabolisme. Berikut lima cara yang dapat Anda coba, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Rabu(26/3/2025).

Minuman Kunyit dan Lada

Salah satu cara yang banyak dipilih adalah dengan membuat "minuman emas," yaitu dengan mencampurkan kunyit mentah dan lada hitam ke dalam air hangat. Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu membakar lemak.

Di sisi lain, lada hitam meningkatkan bioavailabilitas kurkumin, sehingga efektivitasnya meningkat. Mengonsumsi campuran ini setiap hari dapat membantu meningkatkan metabolisme dan memperlancar pencernaan, yang pada gilirannya mendukung proses penurunan berat badan.

Teh Detoks Kunyit dan Lada

Teh detoks yang terbuat dari kunyit dan lada hitam dapat membantu membersihkan tubuh serta mengurangi retensi air. Kombinasi kedua bahan ini berfungsi untuk meningkatkan pencernaan dan mendukung fungsi hati dalam proses detoksifikasi. Mengonsumsi teh ini satu atau dua kali sehari dapat membantu meningkatkan metabolisme dan berkontribusi pada pengurangan lemak seiring berjalannya waktu.

Smoothie Kunyit dan Lada

Mencampurkan kunyit mentah dan lada hitam dalam smoothie adalah cara yang sangat baik untuk meningkatkan asupan nutrisi sekaligus membantu dalam pengelolaan berat badan. Smoothie yang mengandung kunyit, lada, dan bahan sehat lainnya seperti bayam atau pisang dapat memberi rasa kenyang, menyediakan antioksidan, dan mendukung metabolisme lemak. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal sebagai makanan atau camilan untuk menurunkan berat badan.

Saus untuk Salad

5 Cara Menurunkan Berat Badan dengan Kunyit dan Lada
ilustrasi kunyit asam/unsplash © 2025 Liputan6.com

Menambahkan saus salad yang terbuat dari kunyit dan lada hitam ke dalam hidangan Anda merupakan cara yang praktis untuk meraih manfaat kesehatan. Lada hitam berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kurkumin dari kunyit, sedangkan kunyit sendiri berperan dalam mengurangi peradangan serta mendukung proses pemecahan lemak. Dengan menambahkan saus ini, salad Anda tidak hanya menjadi lebih lezat, tetapi juga dapat membantu mempercepat penurunan berat badan.

Telur Orak-Arik dengan Kunyit dan Lada

Kombinasi kunyit dan lada dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam sarapan Anda dengan mencampurkannya ke dalam telur orak-arik. Telur merupakan sumber protein yang baik, yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Sementara itu, kunyit berperan dalam meningkatkan metabolisme dan lada membantu proses pencernaan protein.

Gabungan ini sangat efektif dalam mengendalikan rasa lapar dan meningkatkan pembakaran lemak sepanjang hari. Berdasarkan informasi dari Basis Data Nutrisi Nasional Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), seperti yang dilansir oleh Medical News Today, satu sendok makan bubuk kunyit mengandung 29,3 kalori; 0,91 gram protein; 0,31 gram lemak; 6,31 gram karbohidrat; 2,1 gram serat; dan 0,3 gram gula.

Perhatikan Efek Samping dari Kunyit

Cara Membuat Infused Water untuk Bantu Menurunkan Kadar Kolesterol dalam 7 Hari, Bisa Dicoba Setelah Lebaran
ilustrasi jahe/Photo by Dominik Martin on Unsplash © 2025 Liputan6.com

Satu porsi kunyit juga mengandung beberapa nutrisi penting, antara lain 15,8 miligram kalsium, 5,17 mg zat besi, 19,6 mg magnesium, 28,1 mg fosfor, dan 196 mg kalium. Meskipun jumlah mikronutrien ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan harian orang dewasa, kecuali untuk zat besi.

Pria dewasa serta wanita yang telah melewati masa menopause disarankan untuk mengonsumsi delapan mg zat besi setiap hari, sehingga satu porsi kunyit ini sudah memenuhi lebih dari setengah dari asupan harian yang dianjurkan. Kebutuhan zat besi lebih tinggi bagi wanita yang sedang menstruasi atau hamil, yaitu masing-masing sebesar 18 mg dan 27 mg.

Namun, seperti halnya dengan semua suplemen, kunyit dan kurkumin juga dapat menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi meliputi:

1. Gejala Pencernaan

Konsumsi kunyit atau kurkumin dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan, seperti sakit perut. Gejalanya mungkin termasuk mual, nyeri perut, peningkatan asam lambung, muntah, dan diare.

2. Kekurangan Zat Besi

Terdapat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa suplemen kunyit dapat mengikat zat besi, sehingga menghambat penyerapan nutrisi ini oleh tubuh. Sebuah laporan kasus yang diterbitkan pada tahun 2019 mencatat adanya kekurangan zat besi pada seorang dokter yang mengonsumsi ekstrak kunyit dosis tinggi untuk mengatasi osteoartritis.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa penelitian sebelumnya telah mengamati efek serupa pada tikus. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah suplemen kunyit dapat menyebabkan kekurangan zat besi dan menentukan dosis yang aman untuk dikonsumsi.

Lada Hitam Umumnya dianggap Aman, Namun

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Healthline, lada hitam dianggap aman untuk dikonsumsi manusia dalam jumlah yang umum digunakan dalam masakan. Suplemen yang mengandung piperin antara 5 hingga 20 mg per dosis juga terlihat aman, meskipun penelitian mengenai hal ini masih terbatas.

Penggunaan lada hitam dalam jumlah yang biasa digunakan dalam memasak serta suplemen hingga 20 mg piperin tampaknya tidak menimbulkan masalah. Namun, mengonsumsi lada hitam dalam jumlah berlebihan atau suplemen dengan dosis tinggi dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti sensasi terbakar di tenggorokan atau perut.

Selain itu, lada hitam dapat meningkatkan penyerapan dan ketersediaan beberapa jenis obat, termasuk anti-histamin yang berfungsi meredakan gejala alergi. Meskipun hal ini bisa menguntungkan untuk obat-obatan yang sulit diserap, rempah ini juga dapat menyebabkan penyerapan obat lain menjadi sangat tinggi.

Jika Anda berencana untuk meningkatkan asupan lada hitam atau mengonsumsi suplemen piperin, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mengenai kemungkinan interaksi obat yang dapat terjadi.

Rekomendasi