Eksim pada Orang Dewasa: Cara Mengelola dan Mencegah Kambuh

Eksim pada orang dewasa dapat menyebabkan kulit kering, gatal, dan ruam. Artikel ini membahas penyebab, jenis, serta cara mengelola dan mencegah kambuhnya eksim

Balqis Amirah
Oleh Balqis Amirah - Reporter
Eksim pada Orang Dewasa: Cara Mengelola dan Mencegah Kambuh
Eksim pada Orang Dewasa (Freepik/freepik)

Eksim: Kondisi Kulit yang Tak Hanya Dialami Anak-Anak

Eksim sering kali dikaitkan dengan anak-anak, namun kenyataannya, kondisi ini juga dapat berkembang atau memburuk pada orang dewasa. Menurut National Library of Medicine (NLM), sekitar 30% populasi orang dewasa di Amerika Serikat mengalami eksim. Kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan, mulai dari rasa gatal hingga peradangan kulit yang serius.

Eksim, atau dikenal sebagai dermatitis, merupakan kondisi kulit yang tidak menular yang menyebabkan kulit kering, gatal, dan muncul ruam. Bagian tubuh yang sering terkena eksim meliputi wajah, tangan, kaki, belakang lutut, dan bagian dalam siku. Meski tidak menular, eksim dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya, terutama jika tidak dikelola dengan baik.

Artikel ini akan membahas penyebab eksim pada orang dewasa, jenis-jenis yang umum terjadi, serta cara efektif untuk mengelola dan mencegah kambuhnya eksim, sehingga Anda dapat menjaga kesehatan kulit dengan lebih optimal.

Penyebab Eksim pada Orang Dewasa
Penyebab Eksim pada Orang Dewasa Freepik/freepik

Penyebab Eksim pada Orang Dewasa

Beberapa faktor dapat memicu atau memperburuk eksim pada orang dewasa. Berikut adalah penyebab utama yang perlu diwaspadai:

1. Kulit Kering dan Penuaan

Seiring bertambahnya usia, kulit kehilangan kadar kolagen dan kelembapan alami. Hal ini menyebabkan kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi dan peradangan, yang pada akhirnya memicu eksim.

2. Pengaruh Obat-Obatan

Beberapa jenis obat, seperti statin (untuk kolesterol) dan pengencer darah, dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan sensitif, yang meningkatkan risiko eksim.

3. Perubahan Hormon

Wanita yang mengalami menopause sering kali mengalami eksim akibat turunnya kadar estrogen. Penurunan hormon ini mengurangi produksi minyak alami pada kulit, sehingga kulit lebih mudah mengalami peradangan.

4. Stres dan Faktor Psikologis

Stres emosional dapat memicu respons imun tubuh yang berlebihan, menyebabkan peradangan yang memperburuk gejala eksim. Oleh karena itu, mengelola stres dengan baik sangat penting untuk menghindari kambuhnya eksim.

Jenis-Jenis Eksim pada Orang Dewasa

Terdapat beberapa jenis eksim yang umum dialami oleh orang dewasa. Setiap jenis memiliki penyebab dan gejala yang berbeda, sehingga cara penanganannya pun perlu disesuaikan.

1. Dermatitis Stasis

Dermatitis ini sering terjadi pada orang dewasa yang memiliki varises atau mengalami pembengkakan di kaki. Gejalanya meliputi kulit kering dan bersisik di bagian bawah kaki, yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan luka terbuka.

Penanganan: Menggunakan kaus kaki kompresi, mengangkat kaki saat beristirahat, serta menggunakan krim kortikosteroid.

2. Eksim Asteatotik

Jenis eksim ini umumnya muncul di musim dingin atau di lingkungan dengan kelembapan rendah. Penderita eksim ini sering mengalami kulit pecah-pecah dan bersisik.

Penanganan: Menggunakan pelembap berbahan dasar minyak, mandi air hangat dengan oatmeal, serta menghindari sabun yang mengandung pewangi.

3. Eksim Numular

Eksim ini ditandai dengan bentuk ruam menyerupai koin yang muncul di lengan dan kaki. Eksim ini sering kali dipicu oleh iritasi kulit atau alergi.

Penanganan: Menggunakan kortikosteroid, antibiotik (jika terdapat infeksi), serta menghindari bahan yang dapat memicu alergi.

4. Eksim pada Tangan

Eksim ini sering terjadi akibat paparan zat kimia keras, sering mencuci tangan, atau terpapar deterjen berlebihan.

Penanganan: Menggunakan pelembap setelah mencuci tangan serta mengenakan sarung tangan pelindung saat bekerja dengan bahan kimia.

5. Eksim di Kelopak Mata

Eksim di kelopak mata sering disebabkan oleh iritasi dari produk kosmetik, perawatan kulit, atau bahkan tetes mata.

Penanganan: Menggunakan petroleum jelly atau salep kortikosteroid ringan sesuai anjuran dokter.

Mengelola dan Mencegah Kambuhnya Eksim
Mengelola dan Mencegah Kambuhnya Eksim Freepik/freepik

Cara Mengelola dan Mencegah Kambuhnya Eksim

Untuk mengurangi risiko eksim kambuh, diperlukan langkah-langkah pencegahan dan pengelolaan yang tepat. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Gunakan Pelembap yang Mengandung Ceramide'

Kulit penderita eksim cenderung kehilangan lapisan pelindung alami, sehingga penggunaan pelembap yang mengandung ceramide sangat penting untuk membantu memperbaiki skin barrier.

2. Hindari Pemicu Eksim

Beberapa pemicu eksim yang umum meliputi detergen, parfum, bahan kimia dalam produk perawatan kulit, serta makanan tertentu. Mengidentifikasi dan menghindari pemicu ini dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya eksim.

3. Kelola Stres dengan Baik

Stres dapat memperparah eksim, sehingga penting untuk menerapkan teknik relaksasi seperti meditasi, olahraga, atau terapi pernapasan guna mengontrol tingkat stres.

4. Gunakan Sabun dan Produk Perawatan yang Lembut

Sabun yang mengandung pewangi dan bahan kimia keras dapat memperburuk kondisi kulit. Pilihlah sabun bebas pewangi dan berbahan lembut untuk mengurangi risiko iritasi.

5. Manfaatkan Mandi Oatmeal atau Minyak Alami

Mandi dengan oatmeal atau minyak alami seperti minyak kelapa dapat membantu menenangkan kulit yang meradang dan mengurangi rasa gatal.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika gejala eksim tidak membaik dengan perawatan rumahan atau bahkan semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Pengobatan medis yang mungkin direkomendasikan meliputi kortikosteroid topikal, terapi cahaya, atau obat penekan sistem imun untuk mengurangi peradangan.

Eksim pada orang dewasa dapat menjadi masalah yang mengganggu, terutama jika tidak dikelola dengan baik. Dengan mengenali penyebab, jenis, serta cara perawatannya, penderita eksim dapat mengurangi gejala dan mencegah kambuhnya kondisi ini. Penggunaan pelembap, menghindari pemicu, serta menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan merupakan langkah utama dalam pengelolaan eksim.

Namun, jika gejala semakin parah atau tidak merespons terhadap perawatan rumahan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih efektif. Dengan perawatan yang tepat, penderita eksim dapat menjalani kehidupan yang lebih nyaman dan bebas dari gangguan kulit ini.

Rekomendasi