Pesepeda Rentan Alami Cedera, Perhatikan Posisi Tubuh yang Tepat untuk Mencegahnya

Pernahkah anda merasa kaki atau badan pegal-pegal bahkan sakit usai bersepeda? Bisa jadi, hal itu karena posisi tubuh yang kurang tepat selama bersepeda, demikian menurut Country Manager Brompton Bicycle Indonesia Kevin Wijaya.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Pesepeda Rentan Alami Cedera, Perhatikan Posisi Tubuh yang Tepat untuk Mencegahnya
Ilustrasi bersepeda. Shutterstock/Mediagram

Bersepeda merupakan salah satu hobi yang digandrungi oleh banyak orang. Walau begitu, dalam hobi bersepeda ini, seseorang juga rentan mengalami berbagai permasalahan termasuk cedera.

Pernahkah anda merasa kaki atau badan pegal-pegal bahkan sakit usai bersepeda? Bisa jadi, hal itu karena posisi tubuh yang kurang tepat selama bersepeda, demikian menurut Country Manager Brompton Bicycle Indonesia Kevin Wijaya.

"Kadang, orang bisa pegal segala macem itu lebih karena dia menggunakan sepeda dengan cara yang salah. Jadi bukan karena dia bersepeda, tapi lebih ke arah dia enggak pemanasan atau posisi tubuh yang salah tapi dipaksakan," kata Kevin beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Agar tubuh anda tetap dalam posisi yang baik selama bersepeda, Kevin menyarankan untuk memastikan tinggi sadel sejajar dengan pinggul.

Ketika anda menduduki sadel dan kaki dapat menapak ke permukaan tanah dengan mudah, maka anda perlu menaikkan sadel. Kemudian ketika proses mengayuh, pastikan lutut tidak terlalu tertekuk.

"Jadi disarankan bahwa ketika sedang didudukin memang agak sedikit jinjit, tapi ketika gowes lututnya tidak terlalu tertekuk," ujarnya.

"Berasa kok nanti. Kalau kakinya terlalu menekuk pas lagi gowes, itu pasti gampang pegal," imbuh dia.

Selain memastikan tinggi sadel, menurut Kevin, anda juga perlu menyesuaikan handlebar sepeda dengan tinggi badan Anda. Jika tubuh anda tidak terlalu tinggi, maka disarankan untuk menggunakan medium handlebar atau high handlebar.

"Ini agar posisi badannya tidak terlalu ke depan dan tidak membuat kemungkinan untuk cedera karena tertekuk," kata Kevin.

"Tapi kembali lagi pada pilihan. Kalau misalnya (badan) tidak terlalu tinggi tapi suka sporty, karena kan ada proses aerodinamika di mana kalau posisi badan maju ke depan kita merobek angin, sehingga kita bisa lebih laju. Tapi tetap disarankan kalau untuk santai, medium atau high akan lebih baik," tandasnya.

Rekomendasi