Ini Penyebab Buang Air Terasa Panas dan Menyakitkan Usai Konsumsi Makanan Pedas

Bagi beberapa orang, dampak yang muncul usai konsumsi makanan pedas ini tak tertahankan. Mulai munculnya rasa panas di bibir dan tangan, hingga rasa panas di perut usai mengonsumsinya, hal ini bisa terjadi.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Ini Penyebab Buang Air Terasa Panas dan Menyakitkan Usai Konsumsi Makanan Pedas
Ilustrasi Buang Air Besar. ©medicalnewstoday.com

Salah satu makanan yang paling disukai oleh masyarakat Asia Tenggara adalah makanan pedas. Baik dalam rasa makanan sejak awal atau melalui tambahan sambal, rasa pedas ini menjadi kesukaan masyarakat Indonesia.

Sayangnya, bagi beberapa orang, dampak yang muncul usai konsumsi makanan pedas ini tak tertahankan. Mulai munculnya rasa panas di bibir dan tangan, hingga rasa panas di perut usai mengonsumsinya, hal ini bisa terjadi.

Salah satu dampak lain yang mungkin dialami adalah pada pencernaan kita. Selain diare, ada kemungkinan munculnya rasa panas dan sakit ketika buang air besar.

Mengapa hal ini terjadi?

Dilansir dari Men's Health, hal ini terjadi karena ketika kamu mengonsumsi makanan pedas, kandungan di dalamnya yang jadi penyebab rasa panas kerap tidak berubah. Luigi Basso, M.D., spesialis koloproktologi dan operasi laparoskopi dari Universitas Sapienza di Roma menyatakan bahwa bahwa tetapnya kandungan ini disebabkan karena kandungan dari makanan pedas tersebut yang bukan merupakan nutrisi sehingga akhirnya tidak diserap oleh tubuh.

"Karena bagian ujung dari pantat yaitu rektum dan anus terdiri dari sel yang sama dengan mulut, makanan pedas bisa menyebabkan rasa terbakar ketika keluar," terang dr. Basso.

Makanan Pedas Perlu Dihindari Orang Tertentu


Rasa panas dan sakit ketika buang air ini bisa terjadi pada siapa saja, namun berdampak paling buruk pada mereka yang memiliki masalah pencernaan. Kondisi ini bisa membuat seseorang semakin sensitif ketika mengonsumsi makanan pedas.

"Bagi banyak pria dengan sindrom iritasi usus besar, mereka bisa sangat sensitif terhadap makanan," terang dr. Chumpitazi Bruno P. Chumpitazi, M.D. dari program neurogastroenterologi dan motilitas dari Texas Children's Hospital.

Hal ini menyebabkan makanan pedas bisa menyebabkan rasa sakit dan tak nyaman. Makanan pedas juga bisa sangat menyakitkan bagi mereka yang memiliki ambeien dan fisura anal. Pasalnya, kondisi ini bisa menyebabkan luka terutama ketika terjadi baik konstipasi maupun diare.

Rekomendasi