Kondisi lapar yang dialami oleh seseorang bisa terjadi karena sejumlah kondisi yang berbeda. Rasa lapar ini bisa murni karena perut yang kosong maupun karena setelah melihat jenis makanan tertentu.
Seperti yang dijelaskan Dinda Utami dari APKI (Asosiasi Pelatih Kebugaran) Certified Trainer dan NLP Licensed Practitioner, secara garis besar lapar itu terbagi dua jenis, yaitu lapar fisik dan lapar emosi.
Menurut Dinda, lapar fisik biasanya ditandai dengan perut yang kosong dan berbunyi. Dan, diikuti dengan menurunnya konsentrasinya.
"Biasanya lapar fisik itu datangnya secara bertahap. Yang kemudian setelah diisi makanan, rasanya pun hilang," kata Dinda.
Advertisement
Lapar Emosi
Lapar fisik yang terjadi ini bisa berbeda dengan lapar emosi, yang biasanya datang secara tiba-tiba. Dinda, mengatakan, bisa karena terpikir atau melihat makanan tertentu.
"Dan, jika perut sudah terasa penuh dan kenyang, keinginan makan itu masih timbul," ujarnya.
Pada saat kamu makan karena lapar emosi ini, bisa muncul rasa bersalah atau menyesal setelah makan. Oleh karena itu, mengenali jenis lapar yang kamu alami bisa bermanfaat menekan dampak yang mungkin muncul ini.
Reporter: Aditya Eka Prawira
Sumber: Liputan6.com