6 Hal yang Perlu Diketahui tentang Skoliosis, Kelainan pada Tulang Belakang

Hal-hal yang perlu diketahui tentang skoliosis, kelainan pada tulang punggung. Tulang belakang membengkok seperti huuf S atau C. Biasanya terjadi sejak usia anak-anak dan remaja. Bisa disebabkan oleh faktor genetik, cedera, atau postur tubuh yang buruk.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
6 Hal yang Perlu Diketahui tentang Skoliosis, Kelainan pada Tulang Belakang
Ilustrasi skoliosis. ©Shutterstock

Sebagian pungung Anda tampak lebih menonjol? Atau pundak terlihat tidak seimbang dan salah satu bagian punggung lebih sering sakit? Bisa jadi Anda memiliki skoliosis, kelainan di mana tulang punggung melengkung menyerupai huruf C atau S.

Menurut American Association of Neurological Surgeons, skoliosis adalah kelengkungan lateral tulang belakang yang abnormal. Kondisi ini paling sering didiagnosis di usia kanak-kanak dan remaja, terutama di usia sepuluh hingga lima belas tahun.

Untuk lebih memahami skoliosis, berikut ini kami sajikan penjelasan yang dirangkum dari Boldsky.

Pengertian skoliosis

Tulang belakang normal manusia dicirikan oleh lengkungan di bagian atas bahu dan lengkungan di punggung bawah. Tapi, jika tulang belakang Anda melengkung dalam bentuk S atau C atau dari satu sisi ke sisi yang lain, kemungkinan Anda mengalami skoliosis.

Biasanya, lengkungan abnormal ini tidak mempengaruhi kesehatan atau penampilan Anda. Tetapi jika terus memburuk dapat menyebabkan sakit punggung dan masalah kesehatan lainnya.

Penyebab utama skoliosis

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi kemungkinan penyebab skoliosis. Berikut ini beberapa di antaranya.

  • Gen spesifik yang berkaitan dengan skoliosis
  • Kondisi neuromuskular
  • Skoliosis kongenital
  • Perbedaan panjang tungkai kaki Osteoporosis
  • Syndromic scoliosis

Penyebab skoliosis lainnya termasuk kebiasaan sehari-hari. Misanya membawa ransel dan tas yang berat di salah satu pundak saja, abnormalitas jaringan ikat, postur yang buruk, atau cara duduk yang keliru.

Gejala skoliosis pada anak-anak

Tanda-tanda skoliosis di usia dini tidak selalu disadari oleh si anak. Namun gejalanya bisa dikenali melalui beberapa hal berikut.

  • Tinggi kedua pundak berbeda
  • Posisi kepala tidak terlihat pas di tengah badan
  • Sebelah tulang rusuk atau salah satu pinggul tampak lebih menonjol
  • Saat berdiri, lengan tidak menggantung lurus di samping tubuh. Saat membungkuk, kedua sisi punggung tampak tidak seimbang

Itulah beberapa tanda umum skoliosis yang bisa dikenali secara visual. Di usia kanak-kanak dan remaja biasanya mereka belum merasakan sakit akibat skoliosis.

Gejala skoliosis pada orang dewasa

Pada dasarnya gejala skoliosis yang ditunjukkan orang dewasa tidak terlalu berbeda jika dibandingkan anak-anak. Namun penderita skoliosis dewasa biasanya sudah mulai merasakan sakit.

  • Pinggul dan bahu tidak rata
  • Masalah saat berjalan
  • Terdapat benjolan di punggung bawah
  • Mati rasa, lemas atau nyeri pada kaki
  • Merasa lelah
  • Sesak napas
  • Tinggi badan berkurang
  • Sulit berdiri tegak
  • Cepat merasa kekenyangan karena tulang belakang menekan perut

Itulah beberapa gejala yang biasa dialami penderita skoliosis dewasa.

Efek jangka panjang skoliosis

Orang dewasa yang mengalami skoliosis sejak kecil cenderung memiliki nyeri punggung kronis. Jika skoliosis parah, tulang rusuk menekan paru-paru dan jantung, membuatnya lebih sulit untuk bernapas. Jantung juga kesulitan untuk memompa darah.Lebih jauh, penampilan tubuh mulai berubah tidak proporsional. Pinggul jadi tidak rata, tulang iga yang menonjol, dan tulang pinggang bergeser ke samping.

Apa yang harus dilakukan jika Anda menunjukkan gejala skoliosis?

Cara terbaik untuk mengetahui jika Anda benar-benar menderita skoliosis atau tidak adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Jika pasien masih dalam usia pertumbuhan dan lengkungan tulang belakang berkisar antara 25 dan 40 derajat, biasanya dilakukan pemasangan kerangka (brace) untuk melatih posturnya. Kerangka ini umumnya dipasang sepanjang hari agar pasien bisa membiasakan diri dengan sikap tubuh yang bagus.Jika kemiringan tulang belakang melebihi 40 derajat dan terus memburuk, biasanya ahli tulang akan menyarankan operasi.

Rekomendasi