Lupus adalah penyakit peradangan kronis. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Pada penderita penyakit lupus, tubuh yang memiliki sistem kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat justru menyerang organ tubuh yang sehat.
Hidup dengan lupus sangat berat karena mempengaruhi fisik, mental dan emosional. Seorang penderita lupus akan menghadapi kesulitan dalam berkonsentrasi dan tidur, jika kondisi ini tidak diobati dan dikontrol pada waktu yang tepat. Berikut sepuluh masalah kesehatan yang berkaitan dengan lupus yang dikutip dari healthmeup (17/12).
Advertisement
Masalah ginjal
Lupus berkaitan dengan kerusakan ginjal. Dalam beberapa kasus ekstrim bahkan menyebabkan kematian melalui gagal ginjal. Tanda-tanda dari masalah ginjal mungkin termasuk gatal umum, nyeri dada, mual, muntah, dan kaki bengkak.
Advertisement
Penyakit kardiovaskular
Lupus mempengaruhi jantung dan arteri. Gejala umum dari masalah kardiovaskular adalah tekanan darah tinggi, atherosclerosis, angina, serangan jantung dan stroke.
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan lupus mempunyai resiko delapan sampai sepuluh kali terkena penyakit jantung. Alasan penyebab masalah kardiovaskular adalah peradangan pada jantung dan arteri.
Advertisement
Masalah tulang
Retakan kecil muncul di tulang karena kurangnya suplai darah ke tulang. Hal ini menyebabkan tulang rapuh yang akhirnya pecah dan runtuh. Sendi panggul dan sendi lutut yang paling sering terkena.
Advertisement
Masalah paru-paru
Masalah paru-paru seperti batuk atau sesak napas dapat timbul karena radang selaput membran di paru-paru atau karena akumulasi cairan. Peradangan dapat disebabkan karena lupus atau infeksi lainnya.
Gejala umum dari masalah paru-paru adalah demam, nyeri dada dan batuk yang parah. Selanjutnya, dapat memperburuk keadaan dengan mengurangi kemampuan paru-paru untuk memberikan oksigen ke dalam darah. Hipertensi juga dapat terjadi karena kerusakan pada pembuluh darah paru-paru.
Advertisement
Radang otak
Orang yang terkena lupus bahkan dapat menghadapi peradangan di otak. Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, perubahan perilaku, halusinasi, dan bahkan stroke atau kejang. Seringkali, orang dengan lupus bahkan mengalami masalah ingatan. Bahkan mungkin mengalami kesulitan dalam menyampaikan pikiran mereka.
Advertisement
Komplikasi kehamilan
Lupus tidak menyebabkan masalah dalam kehamilan. Tetapi mempersulit perencanaan untuk hamil karena siklus menstruasi yang tidak teratur. Lupus memiliki efek pada janin yang sedang berkembang. Ibu dapat melahirkan secara prematur karena tekanan darah tinggi dan memiliki peningkatan risiko keguguran. Oleh karena itu, untuk menghindari komplikasi disarankan untuk menunda kehamilan kecuali tingkat lupus Anda masih rendah.
Advertisement
Anemia
Lupus dapat menyebabkan masalah pada darah. Termasuk anemia dan peningkatan risiko perdarahan atau pembekuan darah. Hal ini juga dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.
Advertisement
Mulut kering
Ini adalah kondisi yang sangat jarang terjadi. Namun karena kerusakan pada kelenjar ludah dan air mata, tingkat produksi air liur akan berkurang menyebabkan kering dan gatal mulut. Selain itu timbul sariawan berkepanjangan yang terkadang hanya dianggap kekurangan vitamin C saja
Advertisement
Kanker
Lupus mempunyai resiko terhadap timbulnya penyakit lain. Orang dengan lupus memiliki sedikit peningkatan risiko mengalami kanker leukemia, lymphoma, kanker paru-paru, dan hati.
Advertisement
Infeksi
Lupus merusak sistem kekebalan tubuh orang tersebut. Karena sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang tersebut lebih rentan terhadap berbagai jenis infeksi seperti infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan, infeksi jamur dan herpes.
Sepuluh tanda tadi merupakan hal yang berkaitan dengan lupus. Lalu bagaimana pengobatannya? Kesembuhan total dari lupus sulit didapat, pengobatan hanya difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh korban