Waktu tidur yang lebih lama mampu mencegah diabetes pada remaja, serta memperbaiki ketahanan mereka terhadap insulin, ungkap sebuah penelitian.
"Tingkat ketahanan insulin yang tinggi bisa menyebabkan munculnya diabetes," jelas Karen Matthews, pengajar di University of Pittsburgh.
"Kami menemukan bahwa jika remaja yang biasanya tidur selama enam jam mendapatkan satu jam tambahan untuk tidur, mereka akan memperbaiki ketahanan insulin hingga sembilan persen," tambahnya, seperti dilansir oleh Health Me Up (03/10).
Ketahanan insulin adalah kerusakan pada proses metabolisme yang berkaitan dengan kondisi penyakit serius termasuk diabetes tipe-2, sindrom metabolisme, dan obesitas.
Penelitian ini dilakukan dengan mengamati kebiasaan tidur dan tingkat ketahanan insulin pada 245 siswa sekolah menengah atas.
Penelitian ini juga menemukan bahwa ketahanan insulin dipengaruhi oleh waktu tidur yang pendek, ras, usia, gender, dan indeks massa tubuh.