Chemoradiotherapy, pengobatan efektif untuk kanker kandung kemih

Pengobatan kemoterapi dan radiasi yang dilakukan secara bersamaan akan mengurangi risiko kekambuhan kanker kandung kemih

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Chemoradiotherapy, pengobatan efektif untuk kanker kandung kemih
Ilustrasi terapi merdeka.com/20minutes.fr

Kabar baik bagi para penderita kanker kandung kemih, sebab studi terbaru yang dilakukan oleh para ahli menyebutkan bahwa jenis pengobatan kemoterapi dan radiasi yang dilakukan secara bersamaan bagi pasien akan mengurangi risiko kekambuhan kanker kandung kemih.

Studi yang telah dilaporkan dalam jurnal New England Journal of Medicine ini dikepalai oleh Nicholas James, MB, BS, PhD, dari University of Birmingham di Inggris bersama dengan peneliti yang lain. Mereka menyebut pengobatan perpaduan antara kemoterapi dan radiasi ini sebagai chemoradiotherapy.

"Mungkin sudah saatnya untuk mengevaluasi kembali peran menjaga kandung kemih dan pembedahan dalam pengobatan kanker kandung kemih, khususnya pasien yang berisiko tinggi mengalami komplikasi dari operasi," tutur salah satu peneliti pada harian kesehatan MedPage, seperti yang dikutip dari Third Age (20/04).

Manish Vira, MD, dari North Shore-LIJ Health System pun menyampaikan pendapatnya mengenai hasil studi ini bahwa penambahan chemoradiotherapy dapat digunakan sebagai standar pengobatan bagi pasien kanker kandung kemih. Selain itu dampak jangka panjang dari jenis pengobatan ini sebaiknya terus diteliti untuk meminimalisir operasi cystectomy (pengangkatan seluruh atau sebagian dari kandung kemih) yang menyakiti pasien.

Rekomendasi