Peminum Teh Ternyata Memiliki Kesehatan Otak yang Lebih Baik

Rabu, 18 September 2019 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Peminum Teh Ternyata Memiliki Kesehatan Otak yang Lebih Baik Ilustrasi minum teh. Getty Images

Merdeka.com - Minum teh merupakan salah satu kebiasaan yang banyak dilakukan orang Indonesia. Minuman ini merupakan salah satu penawar dahaga yang sangat mudah ditemui di berbagai sudut dan tempat.

Manfaat kesehatan dari teh telah lama diketahui oleh banyak orang. Konsumsi minuman ini diketahui bisa meningkatkan kesehatan, meningkatkan moodi, serta mencegah penyakit kardiovaskuler.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa konsumsi teh juga memberikan satu manfaat lain. Konsumsi minuman ini bisa membantu kesehatan otak seseorang.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Aging mengetahui bahwa teh bisa membuat seseorang memiliki bagian otak yang lebih terorganisir. Peneliti mengungkap bahwa konsumsi teh harian bisa menurunkan risiko penurunan kognitif pada orang tua hingga 50 persen.

1 dari 3 halaman

Teh Bermanfaat untuk Struktur Otak

"Hasil temuan kami memberi bukti pertama dari kontribusi positif minum teh terhadap struktur otak serta menyarankan untuk minum teh secara rutin memiliki efek melindungi dari penurunan yang disebabkan usia pada organisasi otak," terang Feng Lei, asisten profesor di Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore.

Untuk penelitian ini, peneliti menganalisis efek dari teh terhadap 36 orang dewasa berusia 60 tahun ke atas dari tahun 2015 hingga 2018. Tim peneliti menanyai partisipan mengenai kondisi psikologis, gaya hidup, dan kesehatan mereka. Partisipan juga melakukan tes neuropsikologikal dan magnetic resonance imaging (MRI).

2 dari 3 halaman

Dilakukan Sejumlah Tes dan MRI

Analisis dari performa kognitif mereka dan hasil MRI menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi teh empat kali seminggu selama 25 tahun memiliki keterhubungan lebih baik pada bagian lahir dibanding orang yang tak minum teh. Jenis teh yang digunakan juga beragam dan tak mengacu pada satu jenis khusus.

"Kita umpamakan lalu lintas sebagai bagian otak tertentu sebagai tujuan, sedangkan hubungan antar otak sebagai jalan," terang Feng.

"Ketika sistem jalan diorganisir lebih baik, pergerakan kendaraan dan penumpang lebih efisien dan membutuhkan sumber daya lebih sedikit. Sama halnya ketika hubungan antar bagian otak lebih terstruktur, pemrosesan informasi dapat dilakukan lebih efisien," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Hasil Penelitian Mendukung Hasil Sebelumnya

Hasil penelitian ini merupakan sambungan dari penelitian Feng sebelumnya yang dilakukan pada 2017. Sebelumnya, peneliti menemukan bahwa konsumsi teh setiap hari bisa membantu orang tua menunda atau mengurangi risiko penurunan kognitif.

Feng mengungkap bahwa temuan terbaru ini menandai efek positif dari minum teh secara rutin. Kebiasaan ini mencegah gangguan hubungan antar bagian serta meningkatkan organisasi otak. [RWP]

Baca juga:
Benturan Kepala yang Terjadi Akibat Kecelakaan Bisa Buat Seseorang Alami Demensia
Waspada! Sering Lupa Bisa Jadi Pertanda Munculnya Demensia
Meditasi Bisa Menjadi Cara untuk Kurangi Risiko Alzheimer
Tidur Siang Terlalu Lama Bisa Jadi Pertanda Adanya Alzheimer

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini