Diet rendah serat mampu picu penyakit jantung
Merdeka.com - Apakah Anda sudah memenuhi kebutuhan serat harian? Jika belum, segera konsumsi makanan berserat lebih banyak mulai sekarang.
Pasalnya sebuah penelitian terbaru menyebutkan kalau diet rendah serat mampu memicu berbagai risiko kesehatan, seperti obesitas, sindrom metabolisme, dan inflamasi pada kardiovaskular.
Sebagaimana dilansir dari Huffington Post, penelitian tersebut dilakukan para pakar dari Institute of Medicine dan melibatkan 23.000 responden.
"Kami menemukan kalau hampir semua responden tidak memenuhi kebutuhan serat harian mereka, ini adalah kabar yang menyedihkan," terang peneliti Dr Cheryl R Clark.
Wanita berusia 19-50 tahun sebenarnya disarankan mengonsumsi 25 gram serat setiap hari, sementara pria dengan usia yang sama sebaiknya memenuhi 28 gram serat setiap hari. Kemudian wanita berusia 50 tahun ke atas butuh 21 gram serat dan pria berusia 50 tahun ke atas harus makan 30 gram serat setiap hari.
Diet kaya serat bukan cuma bisa menjaga ukuran lingkar pinggang, tetapi juga melindungi jantung, menurunkan risiko stroke, bahkan memperpanjang usia.
Sementara itu, beberapa contoh makanan berserat tinggi adalah buah, sayur, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam American Journal of Medicine.
Baca juga:Diet rendah lemak baik untuk kesehatan jantung?Bersihkan racun dalam tubuh dengan diet detoksKetahui pro dan kontra diet bebas glutenDiet viking, diet kaya proteinDiet rendah lemak vs rendah karbohidrat, mana yang lebih ampuh? (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya