Kesehatan mental adalah hal yang harus diperhatikan dengan serius. Salah satu gangguan kesehatan mental yang memerlukan perhatian adalah gangguan bipolar.
Gangguan bipolar adalah kondisi mental yang menyebabkan fluktuasi mood dari kebahagiaan, euforia hingga depresi. Gejala gangguan ini seringkali semakin memburuk karena perubahan yang tidak terduga dalam suasana hati, perilaku, dan tingkat aktivitas.
Penanganan yang tepat dan tepat waktu sangat penting untuk gangguan bipolar guna mencegah konsekuensi yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, mengetahui dan memahami gejala-gejala yang mungkin muncul sangatlah penting.
Ada beberapa gejala umum yang bisa menandakan adanya gangguan bipolar pada seseorang. Berikut delapan gejala awal yang umum terkait dengan gangguan bipolar, seperti yang dilansir dari The Health Site.
Advertisement
Advertisement
Hypomania adalah kondisi ketika seseorang memiliki energi yang sangat tinggi dan suasana hati yang bersemangat. Mereka mungkin merasa sangat gembira dan ceria.
Meskipun fluktuasi mood adalah hal yang normal, jika suasana hati ini terus berlanjut minimal selama seminggu dan diikuti oleh periode depresi, ini dapat menjadi gejala awal gangguan bipolar.
Advertisement
Ketika seseorang merasa berada dalam suasana hati yang tinggi, mereka sering kali sangat kreatif. Banyak ide yang muncul terkait dengan pekerjaan atau kehidupan pribadi mereka.
Advertisement
Pada saat hypomania, seseorang bisa banyak berbicara dan cenderung tidak bisa berhenti. Hal ini dapat menjadi gejala bipolar jika hal tersebut tidak biasa dan muncul secara tiba-tiba.
Advertisement
Depresi adalah gejala yang sering muncul pada gangguan bipolar. Setelah fase hypomania reda, gejala depresi dapat timbul seperti perasaan sedih, stres yang kronis, dan bahkan ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas normal.
Advertisement
Orang yang mengalami gangguan bipolar cenderung mudah tersinggung atau marah dalam jangka waktu yang cukup lama.
Advertisement
Mereka dapat terlibat dalam perilaku impulsif seperti pengeluaran uang secara berlebihan dan tindakan yang bertentangan dengan perilaku normal mereka.
Advertisement
Orang dengan gangguan bipolar sering mengalami gangguan tidur, baik sulit tidur maupun mengalami insomnia, terutama selama periode depresi.
Advertisement
Saat mengalami hypomania, seseorang bisa merasa memiliki perasaan irasional yang kuat dan merasa bahwa dirinya adalah yang paling benar.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika lima dari delapan gejala tersebut terjadi. Jika Anda mengalami beberapa gejala ini, penting untuk memperhatikan dan mungkin mencari bantuan profesional untuk penanganan yang tepat. Mengetahui gejala-gejala ini dapat membantu dalam penanganan dan pencegahan gangguan bipolar yang lebih serius.