• فَعَصٰى فِرْعَوْنُ الرَّسُوْلَ فَاَخَذْنٰهُ اَخْذًا وَّبِيْلًاۚ

    16. Fa ‘aṣā fir‘aunar-rasūla fa akhażnāhu akhżaw wabīlā(n).

    Namun Fir‘aun mendurhakai Rasul itu, maka Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia