• ثُمَّ يُقَالُ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَۗ

    17. Ṡumma yuqālu hāżal-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).

    Kemudian, dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang dahulu kamu dustakan.”

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia