• وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ

    4. Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad(i).

    dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia