Usai Sandi Bertemu Zuklifli, BPN akan Gelar Halal Bihalal dengan Partai Koalisi

Minggu, 16 Juni 2019 12:49 Reporter : Ronald
Usai Sandi Bertemu Zuklifli, BPN akan Gelar Halal Bihalal dengan Partai Koalisi Sandiaga Temui Zulkifli Hasan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno telah melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) di Kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (15/6) malam. Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan, kalau hal tersebut hanyalah silaturahmi.

"Pertemuan halal bihalal, itu jadwal lebaran, itu silaturahim, bang Sandi bertemu bang Zulhas, seharusnya dijadwalkan hari Jumat dilakukan pertemuan dengan bang Sandi, kata bang Sandi ya sudah lah kita saja yang ke rumah dia," kata Andre saat dihubungi, di Jalan, Minggu (16/6).

Dalam pertemuan itu, Andre menegaskan kalau tak ada maksud apapun selain untuk silaturahmi. Selain itu, Andre menegaskan, kalau Sandi dalam waktu dekat akan bertemu pimpinan partai pendukung termasuk Partai Demokrat.

"Rencana kita akan bikin halal bihalal dengan partai koalisi. (Termasuk Demokrat?) Ya kita undang juga. Lagi diatur jadwalnya," katanya.

Lebih lanjut saat ditanyai isu akan berpalingnya Sandi dari BPN. Andre ogah menanggapi, menurutnya BPN tetap solid.

"(Apakah pertemuan ini bentuk Sandi berpaling dari BPN?) Ini hanya silaturahim lebaran. Kalau untuk mempererat koalisi koalisi kita solid kok nggak ada masalah," pungkasnya.

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

"Saya tadi bersilaturahim, saling berbagai kabar karena sudah lama tidak silaturahim dan alhamdulillah silaturahim ini berlangsung hangat," kata Sandiaga di lokasi, Sabtu (15/6/2019).

Selain silaturahmi, Sandiaga juga mengaku sempat melaporkan beberapa hal terkait kondisi terkini. Mulai dari proses sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) hingga perkembangan ekonomi Indonesia.

"Perkembangan terakhir saya memberikan update proses sidang di Mahkamah Konstitusi dan juga masalah perekonomian negeri yang sekarang dalam keadaan belum baik," ungkapnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini