Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sorong dan Aliansi Cipayung Kota Sorong, yang terdiri dari perwakilan mahasiswa, telah mencapai kesepakatan penting. Kedua belah pihak menyepakati pembentukan sebuah panitia khusus (pansus) untuk menangani beragam persoalan krusial di wilayah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Kesepakatan ini terwujud setelah aliansi mahasiswa melakukan unjuk rasa damai di depan Kantor DPRK Sorong pada Selasa (2/9). Mereka menyampaikan aspirasi mendesak kepada perwakilan DPRK Sorong terkait berbagai isu yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Langkah ini menunjukkan adanya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan serta menjaga keharmonisan di Kota Sorong. Pembentukan Pansus DPRK Sorong diharapkan menjadi solusi konkret untuk menjawab tuntutan dan permasalahan yang dihadapi warga.
Advertisement
Advertisement
Kesepakatan Penting Antara DPRK Sorong dan Aliansi Mahasiswa
Wakil Ketua II DPRK Sorong, Michael Ricky Taneri, menyatakan kesediaannya untuk menerima aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa. Ia menegaskan bahwa usulan pembentukan pansus akan segera dibahas bersama fraksi-fraksi yang ada di DPRK Sorong dalam waktu dekat, yakni dalam satu hingga dua hari ke depan.
Pembentukan panitia khusus ini direncanakan akan melibatkan maksimal 15 anggota. Proses pembahasan akan dilakukan secara transparan dan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari aliansi mahasiswa itu sendiri, untuk memastikan representasi yang luas.
Keterlibatan publik menjadi bagian penting dari proses penyelesaian masalah di Kota Sorong. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tahapan pembentukan dan kerja pansus mencerminkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat secara luas, sehingga solusi yang dihasilkan lebih relevan.
Advertisement
Taneri juga menambahkan bahwa penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan wujud nyata dari partisipasi aktif masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen bersama dalam mengawal pembangunan dan menjaga keharmonisan di tengah-tengah masyarakat Kota Sorong, sekaligus menjadi preseden baik untuk kolaborasi di masa mendatang.
Advertisement
Tujuan dan Ruang Lingkup Pansus DPRK Sorong
Ketua Badko Himpunan Mahasiswa Islam Papua Barat Daya, Abdul Qadir Loklomin, menegaskan harapan aliansi mahasiswa. Mereka menginginkan DPRK Sorong segera membentuk pansus untuk menyelidiki serta mengatasi berbagai persoalan yang ada di Kota Sorong tanpa penundaan.
Loklomin menekankan bahwa pansus ini merupakan bentuk kerja kolaboratif yang sangat diharapkan. Tujuannya adalah untuk melahirkan solusi konkret dan berkelanjutan atas persoalan-persoalan yang selama ini dihadapi oleh masyarakat Kota Sorong, demi kesejahteraan bersama.
Panitia khusus yang akan dibentuk nantinya memiliki tugas spesifik. Mereka akan menyelidiki dan menghadirkan solusi untuk mengatasi berbagai isu penting, termasuk persoalan lingkungan, politik, demokrasi, dan hak asasi manusia yang menjadi perhatian utama publik.
Advertisement
Dengan fokus yang jelas pada isu-isu krusial seperti lingkungan, politik, demokrasi, dan hak asasi manusia, Pansus DPRK Sorong diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan. Ini akan membantu menciptakan tata kelola kota yang lebih baik, lebih transparan, dan responsif terhadap kebutuhan serta aspirasi warganya di masa depan.
Sumber: AntaraNews