Timses Prabowo: Setelah Debat Pertama Kita Yakin Bisa Salip Jokowi

Jumat, 28 Desember 2018 17:48 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Timses Prabowo: Setelah Debat Pertama Kita Yakin Bisa Salip Jokowi Jokowi dan prabowo di istana. ©2016 merdeka.com/rizky erzi andwika

Merdeka.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade meragukan survei internal Jokowi-Ma'ruf yang diklaim mendapat 54,5 persen. Menurutnya, sejak awal kubu Jokowi hanya membuat narasi yang seolah-olah surveinya unggul. Padahal, Jokowi-Ma'ruf sedang panik.

"Santai saja, dari awal kan cuma narasi. Dia 58 persen, Pak Prabowo 25 persen. Jadi kalau mereka unggul telak begitu kan ngapain mereka panik banget. Beda kenyataan survei yang mereka rilis dengan sikap mereka sehari hari. Bagaimana menyerang personal Pak Prabowo terus, bukan dalam konteks program kerja. Kan itu yang terjadi sekarang," kata Andre kepada merdeka.com, Jumat (28/12).

Andre menekankan, survei Jokowi-Ma'ruf bukan lagi stagnan melainkan terus menurun. Dia mengungkapkan, perbedaan elektabilitas di survei internal BPN Prabowo-Sandi hanya terpaut enam persen dari Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi survei mereka turun kita yang nanjak. Pak Prabowo sudah tembus di atas 40 persen, mereka yang di atas 50 persen sudah turun di bawah 50 persen. Insha Allah tinggal sedikit lagi, tinggal 6 persen lagi," kata Andre.

Politikus Partai Gerindra itu makin optimis setelah debat pertama capres-cawapres bantu, survei elektabilitas Prabowo-Sandi menyalip Jokowi-Ma'ruf. Apalagi, masa kampanye masih ada empat bulan ke depan.

"Jadi insha Allah lah waktu masih 4 bulan lagi, Insha Allah setelah debat pertama kita bisa salip Pak Jokowi," tuturnya.

Debat perdana akan digelar 17 Januari 2019. Tema debat yang akan dibahas yakni tentang HAM, korupsi dan terorisme.

Lebih jauh, Andre sangat meyakini kebenaran survei internal maupun metodenya. Dia menyebut, surveinya sama persis seperti pada Pilkada DKI 2017 silam. Artinya, hasil survei internal BPN bertentangan dengan lembaga survei lain.

"Survei survei (lain) yang dibangun itu adalah survei yang memang untuk membangun opini. Beda dengan survei real yang kita lakukan," tandas Caleg DPR RI asal Sumatera Barat tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto menklaim pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf unggul secara nasional dari Prabowo-Sandi. Hasil itu berdasarkan survei internal.

"Di survei yang terakhir yang kami bahas tadi, itu kita sudah leading. Dari survei antara 54,5 sampai 59 persen," kata Hasto di posko pemenangan TKN, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini