Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rommy Klaim Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jateng Tak Kurang dari 70 Persen

Rommy Klaim Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jateng Tak Kurang dari 70 Persen Ridwan Kamil kunjungi kantor PPP. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Muhammad Romahurmuziy mengungkap hasil survei internal pasangan capres cawapres nomor urut 1 di kawasan Jawa Tengah (Jateng). Dia mengatakan, sampai saat ini elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jateng tidak kurang dari 70 persen.

"Ada beberapa angka tentu, tetapi tidak kurang dari 70 persen," kata pria yang akrab disapa Rommy itu, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12).

Menurut Rommy jarak persentase antara Jokowi dan pasangan capres cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih sangat jauh. Dia mengklaim, persentase suara Prabowo-Sandi hanya mencapai kurang lebih 30 persen.

"Angkanya kurang lebih aja, tetapi masih sangat jauh," ungkapnya.

Meski begitu, Rommy tidak ingin besar kepala. Kubu Jokowi-Ma'ruf, lanjutnya, tetap menggerakkan mesin partai pendukung untuk memenangkan pasangan dengan nomor urut 01 itu.

"Kami selalu tidak ingin mengumumkan angka-angka itu, karena semakin tinggi angka itu diumumkan, semakin membuat para fungsionaris partai tidak bekerja. Jadi kita ingin agar sudah pokoknya kita kerja, minimal mengutuhkan suara partai sendiri," ujarnya.

Terkait pemindahan markas Prabowo-Sandi ke Jateng, kubu Jokowi-Ma'ruf juga tidak khawatir. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan pihaknya malah baru akan menambah strateginya jika kubu Prabowo-Sandi melakukan lebih dari sekadar pemindahan markas.

"Tetapi kalau kemudian dari posko itu dipancarkan tenaga-tenaga untuk melakukan kampanye door to door, material promo yang disebar juga lebih banyak, baru kami akan tindaklanjuti," imbuhnya.

Strategi yang akan dilakukan di antaranya konsolidasi partai bersama caleg-caleg untuk memenangkan partai dan capres cawapres yang diusung. Serta konsolidasi dengan kepala daerah pendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Semua itu dikonsolidir oleh partainya masing-masing untuk mewaspadai adanya kemungkinan kemungkinan penetrasi dari itu," ucapnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP