Advertisement
Ditanya Suara PDIP usai Gibran Dampingi Prabowo, TPN Ganjar-Mahfud: Itu Kecil, Jateng Kandang Banteng
Beredar kabar suara PDIP di Jateng bakal terpecah usai Gibran dampingi Prabowo
Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jawa Tengah (Jateng) Ganjar-Mahfud, Agustina Wilujeng menyatakan siap memenangkan Ganjar-Mahfud, terutama di Jateng yang selama ini dikenal sebagai basis PDIP atau kandang banteng.
Ia juga membantah jika suara PDIP terbelah menyusul bergabungnya putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, ke kubu Prabowo Subianto.
"Saya kira itu kecil (suara Gibran di Jateng). Mohon maaf di sini kandang banteng, jadi saya kira aman,"
Advertisement
kata Agustina Wilujeng saat ditemui di sela acara deklarasi Ganjar-Mahfud, Sabtu (4/11).
merdeka.com
Dia menyebut dalam deklarasi yang diselenggarakan di Gor Jatidiri Kota Semarang, ini bakal membuat tim pemenangan hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Advertisement
Dibentuknya tim pemenangan supaya suara Ganjar-Mahfud bisa menang di Jateng.
"Harapanya Jawa tengah bisa menang telak pasangan Ganjar-Mahfud. Temen dari sagmanted ini (bukan partai) maunya Pak Ganjar dateng. Jadi kita buatlah rapat terbatas,"
kata Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jawa Tengah (Jateng) Ganjar-Mahfud, Agustina Wilujeng.
Advertisement
merdeka.com
Kelompok non-partai yang dia maksudkan yakni, para kelompok melenial dan petani yang sebelumnya belum mantab dengan pasang Capres Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Bahwa ada beberapa daerah yang kiranya bukan basis PDIP yakni Rembang dan Pekalongan. Dua kabupaten itu basisnya kelompok nahdliyin dari PPP
"Kalau kita masuk ya memang sulit. Tapi kita nanti percaya Pak Mahfud aja," tandasnya.
Diketahui bahwa Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud Jawa Tengah bersama Partai Koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar deklarasi pasangan Ganjar-Mahfud di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu (4/11) sore.
Advertisement
Peserta yang hadir diperkirakan mencapai 7.000 orang. Tidak hanya dihadiri oleh relawan, dalam acara ini, Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud juga menghadirkan para akademisi, advokat, seniman, budayawan, nelayan, petani, buruh, dan generasi