Survei Litbang Kompas: 63,7 Persen Publik Setuju Politik Dinasti Dibatasi

Hasil Survei Litbang Kompas menyatakan, sebanyak 63,7 persen responden menyetujui agar praktik politik dinasti dibatasi.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Survei Litbang Kompas: 63,7 Persen Publik Setuju Politik Dinasti Dibatasi
Survei Litbang Kompas: 63,7 Persen Publik Setuju Politik Dinasti Dibatasi (Merdeka.com)

Sebanyak 63,7 persen responden menyetujui agar praktik politik dinasti atau politik keluarga dibatasi. 

Hasil Survei Litbang Kompas menyatakan, sebanyak 63,7 persen responden menyetujui agar praktik politik dinasti atau politik keluarga dibatasi. 

Hasil Survei Litbang Kompas menyatakan, sebanyak 63,7 persen responden menyetujui agar praktik politik dinasti atau politik keluarga dibatasi. 
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berdasarkan Survei Litbang Kompas, sebanyak 63,7 persen responden menyatakan setuju, 23,2 persen menyatakan tidak setuju dan sebanyak 13,1 persen tidak tahu. 

Sementara, saat responden ditanya apakah setuju atau tidak setuju dengan adanya praktik politik dinasti, sebanyak 53 perseh responden menyatakan tidak setuju.

Sementara, saat responden ditanya apakah setuju atau tidak setuju dengan adanya praktik politik dinasti, sebanyak 53 perseh responden menyatakan tidak setuju.<br>
Dok. Istimewa

Kemudian, sebanyak 34,7 persen setuju dan sebanyak 12,3 persen menyatakan tidak tahu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Survei Litbang Kompas dilakukan dengan pengumpulan pendapat melalui telepon ada 16-18 Oktober 2023. Sebanyak 512 responden dari 34 provinsi berhasil diwawancara.

Sampel ditentukan secara acak dari responden panel Litbang Kompas sesuai proporsi jumlah penduduk di tiap provinsi. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Margin of error penelitian lebih kurang 4,35 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Meskipun demikian, kesalahan di luar pengambilan sampel dimungkinkan terjadi.

Rekomendasi