Golkar Tidak Keberatan Jika Ada Partai Baru Bergabung dengan Koalisi Prabowo

Kendati demikian, Golkar mengaku tak mengetahui siapa partai politik yang akan bergabung dengan KIM.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Golkar Tidak Keberatan Jika Ada Partai Baru Bergabung dengan Koalisi Prabowo
Golkar Tidak Keberatan Jika Ada Partai Baru Bergabung dengan Koalisi Prabowo (Merdeka.com)

Doli kembali menekankan bahwa Partai Golkar tak masalah jika partai politik lain ingin bergabung dengan KIM. 

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan, pihaknya tak masalah jika ada partai politik lainnya yang ingin bergabung dengan koalisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 


Sebab, dia mengakui, bahwa bergabungnya partai lain ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah dibahas sejak lama. 

"Golkar tidak keberatan, karena memang dari awal itu sudah dibicarakan," kata Doli, kepada wartawan, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, dikutip Jumat (22/3).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto selama kampanye selalu menggaungkan agar seluruh pihak bersatu demi bangsa Indonesia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Oleh sebab itu, Doli kembali menekankan bahwa Partai Golkar tak masalah jika partai politik lain ingin bergabung dengan KIM. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terlebih, soal pembagian di pemerintahan nanti Partai Golkar tak ambil pusing. Karena, sudah dibahas oleh para ketua umum partai di KIM.

"Nanti silakan aja kalau ada temen-temen parpol ada kader terbaik dari 01-03 kalau mau bergabung sama saya, saya akan menerima dengan terbuka," 

ucap dia. 

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Jadi enggak ada masalah, soal pembagian dan segala macem itu saya kira Pak Prabowo, Mas Gibran dan ketum parpol sudah punya rumusnya masing-masing yang pernah dibicarakan lah kira-kira itu," sambungnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kendati demikian, Doli mengaku tak mengetahui siapa partai politik yang akan bergabung dengan KIM. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saya belum tahu, saya belum tahu, ya, partai mana yang sudah berkomunikasi secara intensif ya, kalau berkomunikasi ditafsirkan untuk bicarakan soal gabung atau tidak ya dengan di pemerintahan," imbuhnya.

Rekomendasi