Janji Alfonsius pada Ibunda yang Tak Akan Pernah Terjadi Usai Penembakan KKB

Alfonsius dan dua ASN lainnya asal NTT menjadi korban penembakan KKB.

Ola Keda
Oleh Ola Keda - Reporter
Janji Alfonsius pada Ibunda yang Tak Akan Pernah Terjadi Usai Penembakan KKB
Janji Terakhir Alfonsius untuk Ibunda: Mama Saya Pulang Natal di Rumah

drh. Alfonsius Albinus Mehan tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026). Bagi ibunya, Maria Sukarti Yam, satu kalimat yang diucapkan putranya menjadi kenangan terakhir.

Maria mengenang pesan putranya, "Mama, Saya Pulang Bulan Natal di rumah".

Dalam komunikasi terakhir, Alfonsius menyampaikan rencana pulang ke Kabupaten Sikka pada Desember 2026. Ia berkata kepada ibunya, "Mama, saya mau pulang bulan 12 ini. Saya kerja kumpul uang dulu." Hal itu disampaikan Maria pada Sabtu (13/9/2026).

Dari perantauan, ia kerap mengirim uang untuk membantu keluarga meski Maria kerap menyebut tidak perlu. Dokter hewan itu telah mengabdi di Papua sejak 2018, hampir sembilan tahun.

Kenangan Ibunda pada Alfonsius

Di mata sang ibu, Alfonsius dikenal baik dan peduli. Ketika ada warga membutuhkan, ia sulit menolak dan sigap membantu, bahkan berangkat sejak pagi untuk menjalankan tugas.

Sejak awal keberangkatannya ke Papua, Maria diliputi kekhawatiran, namun putranya memilih tetap mengabdi. "Mama tidak usah cari tahu, pokoknya Mama doa saja," ungkap Maria.

Beberapa waktu sebelum peristiwa penembakan, Alfonsius sempat meminta sejumlah dokumen keluarga kepada ibunya. Maria tidak menyangka percakapan itu menjadi komunikasi terakhir mereka.

Kabar duka kemudian datang melalui telepon dari anak Maria yang berada di Kupang. Saat itu, ia baru selesai mandi dan sulit mempercayai informasi yang disampaikan.

"Saya teriak, saya tidak percaya. Saya bilang, mama tidak mau. Anak saya tidak ada," ungkapnya.

Rekomendasi