Advertisement
Gerindra mengatakan Rosan akan mengumumkan nama-nama anggota tim kampanye Prabowo-Gibran.
Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kabar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa masuk Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Dasco mengaku belum mengetahui apakah Khofifah masuk daftar yang akan diumumkan oleh Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani siang ini.
"Saya belum lihat secara langsung yang final karena baru rencana hari ini," kata Dasco di DPR, Jakarta, Senin (6/11).
Dasco mengatakan Rosan akan mengumumkan nama-nama anggota tim kampanye Prabowo-Gibran. Ia belum dapat memastikan apakah Khofifah juga akan diumumkan.
Advertisement
kata Dasco.
merdeka.com
Advertisement
"Dari semua partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran itu juga sudah memasukkan nama-nama untuk formasi yang ada, baik jadi sekretaris, bendum, bendahara wakil bendahara maupun wakil-wakil ketua," kata wakil ketua DPR RI ini.
"Dan saya pikir karena saya tidak hafal satu-satu namanya kita akan menunggu melihat nanti hasil pengumuman dari TKN pada siang hari nanti," jelasnya.
Meski begitu, Dasco mengaku tidak hafal siapa-siapa anggota partainya yang masuk dalam tim kampanye.
Advertisement
"Haduh saya tidak hafal, ada banyak itu masing-masing partai koalisinya," katanya.
Advertisement
Rosan bertemu Khofifah di Surabaya. Pertemuan itu dibeberkan Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron.
Dia menjelaskan, pertemuan itu untuk membujuk Khofifah masuk ke TKN Prabowo-Gibran.
"Pak Rosan kok yang ketemu di sana. Pak Rosan kan Surabaya," kata Herman, kepada wartawan di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, dikutip Jumat (3/11).
Herman pun meyakini Khofifah akan bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran. Selain Khofifah, dia menyebut bahwa eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga diajak untuk bergabung ke TKN Prabowo-Gibran.
Advertisement
"Insya Allah, saya kira menyakini baik itu Bu Khofifah maupun yang sedang terjalin, Pak Ridwan Kamil misalkan, saya yakin berada di Prabowo-Gibran,"
ucap dia.
merdeka.com
Advertisement
Keyakinan Herman soal Khofifah, lantaran Partai Demokrat merupakan partai pengusungnya saat maju pada Pilgub Jatim.