Megawati Soekarnoputri Sampaikan Selamat kepada Pemenang Zayed Award 2026 di Abu Dhabi

Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima Zayed Award 2026 di Abu Dhabi, mengapresiasi kontribusi mereka dalam mempromosikan persaudaraan dan kemanusiaan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Megawati Soekarnoputri Sampaikan Selamat kepada Pemenang Zayed Award 2026 di Abu Dhabi
Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, menghadiri seremoni Zayed Award 2026 di Abu Dhabi, UEA, dan memberikan selamat kepada para penerima penghargaan kemanusiaan bergengsi ini. (AntaraNews)

Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia (Zayed Award) 2026. Ucapan ini disampaikan seusai seremoni penganugerahan yang berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kehadiran Megawati di acara bergengsi ini menandai apresiasi Indonesia terhadap upaya global dalam mempromosikan perdamaian dan kemanusiaan. Ia berinteraksi langsung dengan para pemenang, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif-inisiatif mulia tersebut. Acara ini menjadi ajang penting untuk memperkuat hubungan antarnegara melalui nilai-nilai persaudaraan.

Para penerima Zayed Award 2026 yang mendapatkan selamat dari Megawati meliputi advokat pendidikan anak perempuan Afghanistan, Zarqa Yaftali, dan Ketua Dewan Direksi organisasi kemanusiaan Palestina, Taawon, Nabil Hani Qaddumi. Penghargaan juga diberikan untuk menghormati perjanjian perdamaian antara Republik Azerbaijan dan Republik Armenia, yang diwakili oleh Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan.

Apresiasi Megawati untuk Para Tokoh Kemanusiaan

Dalam seremoni Zayed Award 2026, Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) menyerahkan langsung plakat kepada para penerima penghargaan. Megawati Soekarnoputri terlihat duduk di barisan depan, di sisi kanan panggung, menunjukkan posisinya sebagai tokoh penting yang dihormati dalam acara tersebut.

Setelah seremoni, sejumlah tokoh dan mantan juri Zayed Award menghampiri Megawati. Nabil Qaddumi, yang baru saja menerima plakat, mendekati Megawati yang saat itu tengah berbincang dengan perwakilan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. NU dan Muhammadiyah sendiri merupakan penerima Zayed Award 2024, di mana Megawati bertindak sebagai juri kehormatan.

Megawati menyampaikan ucapan selamat serta memberikan dukungan atas kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Taawon. Nabil kemudian meminta berfoto bersama Megawati, yang dilayani dengan senyum hangat. Momen ini menunjukkan kedekatan dan dukungan Megawati terhadap kerja-kerja kemanusiaan internasional.

Dukungan untuk Perdamaian dan Persaudaraan Global

Pada kesempatan itu, Megawati memperkenalkan Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk UEA, Judha Nugraha, yang turut mendampinginya. Kehadiran para diplomat ini menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan dan perdamaian global.

Megawati juga terlihat memeluk Zarqa Yaftali saat advokat asal Afghanistan tersebut menghampirinya bersama keluarga. Keduanya berbincang hangat, dan Zarqa memperkenalkan anak serta suaminya kepada Megawati. Megawati turut berfoto bersama keluarga Zarqa, menciptakan suasana keakraban yang mendalam.

“Panggil saya Megawati. Silakan berkunjung ke Indonesia dan saya siap menerima Anda,” ujar Megawati, mengundang Zarqa dan keluarganya untuk datang ke Indonesia. Undangan ini mencerminkan semangat persaudaraan dan keterbukaan Indonesia terhadap dunia.

Kehadiran Megawati di Seremoni Zayed Award 2026

Kehadiran Megawati Soekarnoputri di Zayed Award 2026 bukan hanya sebagai tamu kehormatan, tetapi juga sebagai representasi Indonesia yang konsisten mendukung nilai-nilai kemanusiaan. Ia sebelumnya juga menjadi pembicara utama dalam Forum Majelis Persaudaraan Kemanusiaan sebagai rangkaian Zayed Award 2026.

Megawati menekankan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki kekuatan khas yang terletak pada kemampuan untuk merawat, bukan mendominasi. Ia juga menyampaikan pengalaman Indonesia dalam mempersatukan keberagaman melalui Pancasila sebagai falsafah pemersatu bangsa.

Setelah rangkaian penganugerahan, panitia Zayed Award menggelar jamuan makan malam di Emirates Palace, Abu Dhabi. Megawati tampak mencicipi sejumlah hidangan khas UEA dalam acara tersebut, menutup rangkaian kegiatan dengan suasana kebersamaan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi