TNI melalui Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada ahli waris dua personel kepolisian yang gugur. Insiden tragis tersebut terjadi akibat kecelakaan yang melibatkan mobil dinas TNI saat penanggulangan bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. Penyerahan bantuan ini dilakukan pada Sabtu (31/1), sebagai bentuk tanggung jawab dan solidaritas antarinstansi.
Dua personel kepolisian yang menjadi korban dalam insiden tersebut adalah Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, yang sedang bertugas di lokasi bencana. Bantuan yang diserahkan oleh Kodam III/Siliwangi berupa masing-masing satu unit rumah dan satu unit sepeda motor kepada setiap keluarga korban. Langkah ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban berat yang ditanggung oleh keluarga yang ditinggalkan.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas insiden yang terjadi. Beliau menegaskan bahwa kecelakaan tersebut murni tanpa unsur kesengajaan, namun TNI tetap berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab. Komitmen ini tidak hanya berhenti pada pemberian rumah dan kendaraan, melainkan juga janji beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban hingga jenjang perguruan tinggi.
Advertisement
Advertisement
Bentuk Tanggung Jawab dan Solidaritas TNI
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mewakili seluruh jajaran menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada keluarga korban. Beliau menjelaskan bahwa insiden kecelakaan yang menewaskan dua personel polisi tersebut merupakan musibah yang tidak disengaja. Namun, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, TNI hadir memberikan dukungan nyata kepada keluarga yang ditinggalkan.
Bantuan yang diserahkan berupa masing-masing satu unit rumah dan satu unit sepeda motor kepada ahli waris Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery. Penyerahan ini merupakan wujud nyata dari komitmen TNI untuk membantu meringankan beban keluarga korban. Diharapkan, bantuan ini dapat memberikan kemudahan bagi keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari setelah kehilangan anggota keluarga tercinta.
Lebih dari itu, Mayjen TNI Kosasih juga berjanji pihaknya akan memberikan beasiswa penuh bagi anak-anak korban. Beasiswa ini akan menanggung biaya pendidikan mereka hingga mencapai jenjang perguruan tinggi. Komitmen jangka panjang ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya peduli pada saat ini, tetapi juga terhadap masa depan keluarga para pahlawan yang gugur dalam tugas.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Kecelakaan dan Komitmen Jangka Panjang
Insiden kecelakaan tragis ini terjadi pada Sabtu (24/1) di Cisarua, Bandung Barat. Saat itu, personel TNI sedang dalam perjalanan menuju lokasi bencana longsor menggunakan mobil truk dinas untuk membantu penanggulangan bencana. Namun, dalam perjalanan, truk tersebut mengalami kecelakaan yang tidak terhindarkan.
Kecelakaan tersebut menabrak dua personel polisi, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, yang sedang menjalankan tugas pengamanan di lokasi. Kedua personel kepolisian tersebut gugur di tempat kejadian, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan institusi. Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para aparat negara dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Dengan adanya bantuan berupa rumah, sepeda motor, dan janji beasiswa pendidikan, TNI berharap keluarga korban dapat dimudahkan dalam melanjutkan kehidupan. Komitmen ini juga menjadi simbol solidaritas dan sinergi antara TNI dan Kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan. TNI menegaskan bahwa setiap anggota yang gugur dalam tugas adalah pahlawan yang patut mendapatkan penghargaan dan dukungan penuh dari negara.
Advertisement
Sumber: AntaraNews