Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka secara aktif melaksanakan program pembinaan awal bagi para perwira muda. Inisiatif ini dirancang khusus agar mereka dapat mengenal lebih dekat sejarah perjuangan bangsa serta nilai-nilai kepahlawanan yang telah diukir oleh para pendahulu. Program orientasi ini menjadi fondasi penting untuk membentuk karakter perwira TNI Angkatan Darat yang tangguh dan berintegritas.
Sebanyak dua belas perwira pertama muda, yang terdiri dari abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 2025 dan perwira pertama (pama) abituren Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI AD Gelombang II tahun anggaran 2025, menjadi peserta dalam kegiatan ini. Mereka mengikuti orientasi di Museum Perjuangan Kodam XIII/Merdeka yang berlokasi di Manado. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 24 Januari, sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.
Kapendam Kodam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Daniel Lalawi, menjelaskan bahwa orientasi pembinaan awal ini juga bertujuan untuk memperkenalkan perjalanan panjang Kodam XIII/Merdeka. Para perwira diharapkan memahami peran serta pengabdian Kodam dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Pemahaman ini krusial untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab.
Advertisement
Advertisement
Mengenal Lebih Dekat Sejarah Perjuangan Kodam Merdeka
Program orientasi yang digagas oleh Kodam XIII/Merdeka ini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter perwira muda. Dengan mengunjungi Museum Perjuangan Kodam XIII/Merdeka, para perwira mendapatkan kesempatan langka untuk menelusuri jejak sejarah. Mereka diajak memahami bagaimana Kodam XIII/Merdeka telah mengukir sejarah pengabdian di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Kolonel Inf Daniel Lalawi, Kapendam Kodam XIII/Merdeka, menegaskan pentingnya kegiatan ini. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang sejarah akan menjadi bekal berharga bagi setiap perwira dalam menjalankan tugasnya. Museum Perjuangan menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting yang membentuk identitas militer di wilayah tersebut.
Para perwira pertama muda yang berpartisipasi merupakan lulusan Akmil tahun 2025 dan pama abituren Diktukpa TNI AD Gelombang II tahun anggaran 2025. Mereka disambut hangat oleh petugas Museum Perjuangan Kodam XIII/Merdeka dari Bintaljarahdam XIII/Merdeka. Petugas museum memberikan penjelasan komprehensif mengenai koleksi dan peninggalan sejarah yang ada.
Advertisement
Advertisement
Menumbuhkan Semangat Juang dan Nasionalisme Perwira Muda
Melalui orientasi ini, para perwira pertama muda diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga yang mendalam terhadap profesi dan institusi mereka. Jiwa nasionalisme yang kuat juga menjadi salah satu target utama dari program pembinaan ini. Semangat juang yang membara diharapkan akan terbentuk sebagai bekal penting.
Semangat tersebut akan sangat dibutuhkan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai perwira TNI Angkatan Darat di satuan masing-masing. Kapendam menekankan bahwa orientasi ini bukan hanya sekadar kunjungan, melainkan sarana edukasi sejarah yang vital. Ini adalah momentum untuk memperkuat identitas, karakter, dan nilai kejuangan prajurit.
Dengan demikian, para perwira akan senantiasa berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai-nilai luhur ini menjadi pedoman utama dalam setiap tindakan dan keputusan yang mereka ambil. Pembinaan ini memastikan bahwa mereka tidak hanya cakap secara militer, tetapi juga kaya akan nilai-nilai moral dan etika.
Advertisement
Advertisement
Edukasi Sejarah di Museum Perjuangan Kodam Merdeka
Museum Perjuangan Kodam XIII/Merdeka, yang berlokasi di Jalan Bethesda No. 78, Sario, Kota Manado, menjadi pusat kegiatan edukasi sejarah ini. Museum ini menyimpan berbagai koleksi dan peninggalan yang merekam kiprah para pejuang dan prajurit TNI. Setiap sudut museum menceritakan kisah heroik dan pengorbanan demi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Petugas dari Bintaljarahdam XIII/Merdeka berperan aktif dalam memberikan penjelasan detail kepada para perwira. Mereka memandu para peserta untuk memahami konteks sejarah dari setiap artefak dan dokumen yang dipamerkan. Ini memastikan bahwa pemahaman yang didapat tidak hanya sebatas melihat, tetapi juga meresapi makna di baliknya.
Kegiatan orientasi ini diakhiri dengan peninjauan langsung seluruh area Museum Perjuangan Kodam XIII/Merdeka. Para perwira muda memiliki kesempatan untuk menjelajahi setiap bagian museum, memperdalam pemahaman mereka tentang warisan sejarah militer. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam dan memperkuat komitmen mereka sebagai penjaga bangsa.
Advertisement
Sumber: AntaraNews