Wahid Foundation Luncurkan Maitra, Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan Akar Rumput

Wahid Foundation merilis Maitra, platform digital inovatif untuk memberdayakan perempuan akar rumput di Indonesia. Inisiatif Maitra ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial mereka, melanjutkan jejak Desa Damai.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wahid Foundation Luncurkan Maitra, Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan Akar Rumput
Wahid Foundation merilis Maitra, platform digital inovatif untuk memberdayakan perempuan akar rumput di Indonesia. Inisiatif Maitra ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial mereka, melanjutkan jejak Desa Damai. (AntaraNews)

Wahid Foundation secara resmi meluncurkan Maitra, sebuah inisiatif digital berbasis komunitas yang berfokus pada penguatan kemandirian ekonomi dan sosial perempuan. Peluncuran ini berlangsung di Jakarta pada hari Minggu, menandai langkah strategis dalam pemberdayaan perempuan di seluruh Indonesia.

Inisiatif Maitra dirancang untuk menjangkau perempuan akar rumput, memberikan mereka akses terhadap permodalan, pelatihan digital, serta jejaring komunitas. Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid, menegaskan bahwa gerakan ini berakar pada keyakinan kuat akan keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi.

Maitra merupakan kelanjutan dari program Desa Damai dan Koperasi Cinta Damai Wahid yang telah berjalan sebelumnya. Platform ini diharapkan dapat memastikan perempuan, terutama yang rentan, memiliki suara dan kekuatan untuk menata kehidupan mereka secara mandiri.

Maitra: Ekosistem Digital untuk Pemberdayaan Ekonomi

Platform Maitra hadir sebagai ekosistem digital komprehensif yang menghubungkan nilai-nilai, modal, dan solidaritas sosial. Tujuannya adalah membuka akses permodalan yang lebih luas bagi perempuan, menyediakan pelatihan digital yang relevan, dan membangun jejaring antarkomunitas di berbagai daerah.

Yenny Wahid menjelaskan bahwa peluncuran Maitra menjadi langkah strategis Wahid Foundation. Hal ini bertujuan untuk memperluas jangkauan gerakan ekonomi damai agar semakin banyak perempuan dapat memperbaiki penghidupan mereka.

Dengan adanya Maitra, diharapkan peluang bagi perempuan untuk tumbuh bersama menuju kemandirian akan semakin besar. “Ketika perempuan tumbuh, keluarga menjadi kuat dan ketika keluarga kuat, Indonesia menjadi lebih damai dan berdaya,” tutur Yenny Wahid, menekankan dampak positif inisiatif ini.

Jejak Langkah Wahid Foundation: Dari Desa Damai hingga Koperasi Cinta Damai

Sebelum Maitra, Wahid Foundation telah menginisiasi gerakan Desa Damai sejak tahun 2013. Model pemberdayaan berbasis komunitas ini menempatkan perempuan sebagai penggerak utama perdamaian dan inklusi sosial di tingkat lokal.

Hingga saat ini, lebih dari 41 Desa Damai telah berkembang di tujuh provinsi, menjangkau lebih dari 80.000 penduduk. Ribuan perempuan dan pemuda telah terlibat aktif sebagai agen perdamaian, menunjukkan keberhasilan model ini.

Pada tahun 2017, Wahid Foundation bersama komunitas perempuan kemudian membentuk Koperasi Cinta Damai Wahid. Koperasi ini berfungsi sebagai wadah ekonomi kolektif yang memastikan perdamaian tercermin dalam kesejahteraan keluarga anggotanya.

Koperasi tersebut kini memiliki lebih dari 1.960 anggota aktif perempuan dengan tingkat pengembalian pinjaman yang tinggi, mencapai 98 persen. Lebih dari 200 usaha mikro milik perempuan juga telah tumbuh berkat ekosistem yang dibangun oleh Koperasi Cinta Damai Wahid ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi