Sejumlah pendiri, pengurus serta anggota Partai Beringin Karya (Berkarya) memutuskan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Salah satunya, mantan Sekjen Berkarya Badaruddin Andi Picunang.
Ia menyebutkan beberapa alasan kubunya memutuskan gabung PSI. Salah satunya sepakat dengan visi dan misi PSI yang anti-korupsi dan anti-intoleransi.
"Kami adalah beberapa pendiri, pengurus dan anggota Partai Beringin Karya (Berkarya) sejak dibentuk pada 2016, ikut Pemilu 2019 dengan peraihan suara nasional 2.929.495 atau 2,09 persen dan 140 anggota DPRD se-Indonesia, namun sayangnya gagal jadi peserta Pemilu 2024 akibat sengketa internal tak berujung," kata Badaruddin dalam keterangannya, Jumat (3/3).
Badaruddin mengatakan pihaknya resmi mengambil sikap pada Rabu (1/3) kemarin. "Kami sangat sepakat dengan visi dan misi PSI tentang anti-korupsi dan anti-intoleransi. Kami akan mengawal program partai untuk memerangi korupsi dan intoleransi dengan sebaik-baiknya," katanya.
Ia mengatakan pihaknya mengutamakan pembangunan nasional berdasar peningkatan kualitas SDM serta pemanfaatan SDA untuk kesejahteraan rakyat. "Maka, kami bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk bersama-sama memenangkan PSI di Pemilu 2024 menjadi partai parlemen (lolos Parliamentary Threshold) dan berhak menempatkan wakil di DPR RI," katanya.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com
Advertisement
Badaruddin menilai PSI sebuah partai yang setara dalam berjuang untuk merealisasikan cita-cita kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. "PSI adalah partai masa kini dan masa depan, energi baru membangun bangsa, tempat berhimpunya kaum cendekia dan para individu berintegritas dari latar belakang beragam," tuturnya.
Ia meyakini PSI adalah partai pilihan terakhir kami untuk berjuang bersama demi Indonesia yang lebih maju. Kami juga akan merangkul potensi di luar basis suara yang ada untuk kejayaan PSI.
"Kami mengimbau kepada pendiri, pengurus, dan anggota Partai Berkarya lain untuk bergabung dan menggenggam tangan bersama putra-putri bangsa untuk menjadikan PSI sebagai pemenang Pemilu 2024. Bila belum bergabung, minimal kita saling mendoakan dan tetap menjaga silaturahmi," katanya.