Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertemu dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh di kantor DPP NasDem, Jakarta, Jumat (3/2). Salah satu yang dibahas adalah rencana deklarasi koalisi pengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pemilu 2024.
"Silaturahmi ini tidak akan henti sampai kita bukan lagi berbicara deklarasi saja, tapi kita bicara tentang bagaimana Indonesia ke depan lebih baik lagi. Ini yang inti dari obrolan kita," ungkap Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi usai pertemuan.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman mengaku melakukan pembicaraan politik tingkat tinggi bersama Surya Paloh. Tapi, dia enggan berbicara detailnya.
"Tadi obrolan kami dengan Bang Surya betul-betul ini obrolan yang saya sebut sebagai high politic ya, hal-hal yang menyangkut kehidupan bernegara kita ya. Jadi politik adi luhung yang diperbincangkan antara kami dengan bang Surya," ujarnya.
Advertisement
Sohibul mengatakan, saat diskusi dengan Surya Paloh baik NasDem maupun PKS sepakat situasi politik masih dinamis. Maka sama-sama keduanya sepakat untuk menjaga kehidupan politik agar kondusif.
"Kami tadi mendiskusikan bahwa situasi politik hari ini sangat dinamis ya dan karena itu kami bertekad bahwa dinamika politik yang semakin terlihat meningkat ini, harus kita jaga bersama-sama ya agar kehidupan politik ini ya benar-benar menjadi satu kehidupan politik yang stabil kondusif," ujarnya.
Lebih lanjut, Sohibul mengatakan, perbincangan dengan Surya Paloh seperti adik dengan abang. PKS mengaku mendapatkan banyak pengalaman dari Surya Paloh.
"Saya merasa ini adalah sebagai perbincangan antara seorang adik dengan seorang kakak ya, dengan Abang ya, dan betul-betul kami mendapatkan banyak cerita pengalaman-pengalaman yang dialami oleh Bang Surya selama berpolitik sejak usia 18 tahun ya. Sekarang beliau usianya dan sekitar 73 berarti sangat luar biasa ya asam-garam beliau," pungkasnya.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita pemilu 2024 hanya di merdeka.com.