Jokowi Kembali Singgung Wacana 3 Periode, Gerindra: Masa Mimpi Enggak Boleh

Wakil Ketua DPR RI itu, menilai akan sulit wacana presiden 3 periode tersebut diwujudkan, jika tahapan pemilu sudah dimulai.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Jokowi Kembali Singgung Wacana 3 Periode, Gerindra: Masa Mimpi Enggak Boleh
Jokowi hadiri Musyawarah Rakyat di Bandung. ©2022 Merdeka.com

Partai Gerindra mengatakan boleh saja jika ada wacana masa jabatan presiden tiga periode kembali mengemuka di publik. Namun, secara aturan harus dibahas terlebih dahulu.

"Pak Jokowi itu kan ngomong bahwa itu sebatas wacana boleh. Ya kan namanya juga di Indonesia ini, masa mimpi enggak boleh kan gitu. Itu kalau wacana saja ya silakan aja," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (01/9).

"Tapi kan praktiknya nanti ya secara politik terutama di DPR ya yang membuat aturan kita lihat, karena ini kan pemilu 2024 sudah masuk tahapan," sambungnya.

Kendati demikian, Wakil Ketua DPR RI itu, menilai akan sulit wacana tersebut diwujudkan, jika tahapan pemilu sudah dimulai.

"Kalau sudah masuk tahapan, tentunya akan agak lebih sulit untuk kemudian membuat itu hanya sekedar wacana," ucapnya.

Sementara terkait amandemen undang-undang soal masa jabatan presiden, Dasco mengaku masih belum mengetahui apakah akan menyetujuinya atau tidak.

"Saya enggak bisa bilang saya setuju atau enggak setuju. Saya kan mewakili partai, saya harus tanyakan ke partai dulu," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali menyinggung soal wacana jabatan Presiden 3 periode. Dia menyatakan bakal taat terhadap konstitusi serta kehendak rakyat terkait wacana tiga periode jabatan presiden. Penegasan itu disampaikan saat memberi sambutan pada kegiatan Musyawarah Rakyat I Jawa Barat di Bandung, Jawa Barat.

Dia mengatakan konstitusi saat ini tidak memperbolehkan dia kembali menjadi calon presiden pada Pemilu 2024. Namun, dia berkata masyarakat bisa menyampaikan pendapat soal sosok calon presiden pada 2024.

"Konstitusi tidak memperbolehkan, ya sudah jelas itu, dan sekali lagi saya akan terus taat konstitusi dan kehendak rakyat," kata dia di depan hadirin yang merupakan pendukung dia. Ia menyebut Musyawarah Rakyat merupakan forum yang memungkinkan rakyat untuk bisa bersuara. Karena penyampaian pendapat merupakan hal yang wajar di negara demokrasi," kata Jokowi dilansir Antara, Minggu (28/8).

"Jangan sampai ada yang baru ngomong tiga periode juga sudah ramai. Itu khan tahapan wacana khan. Khan boleh saja orang menyampaikan pendapat," kata dia.

Rekomendasi