Projo Dengungkan Perpanjangan Jabatan Presiden, PKB: Sudah Selesai

Relawan Pro Jokowi (Projo) kembali dengungkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Projo mewacanakan perpanjangan masa jabatan Jokowi setengah periode.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Projo Dengungkan Perpanjangan Jabatan Presiden, PKB: Sudah Selesai
Bendahara Umum DPP Projo Panel Barus (tengah). ©2022 Merdeka.com/Alma Fikhasari

Relawan Pro Jokowi (Projo) kembali dengungkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Projo mewacanakan perpanjangan masa jabatan Jokowi setengah periode.

Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan, wacana perpanjangan masa jabatan presiden sudah selesai. Seharusnya isu tersebut ditutup. Respon masyarakat terhadap perpanjangan masa jabatan presiden negatif.

"Iya sudah selesai, kan proses pengajuan sudah lama dilakukan, tapi masyarakat merespon menolak," ujar Daniel kepada wartawan, Senin (13/6).

Daniel menegaskan, tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 sudah akan dimulai. DPR juga telah membahas tahapan pemilu bersama penyelenggara.

"Proses pemilu akan segera mulai, dan ini hasil pembahasan yang dalam dan panjang oleh seluruh fraksi, jadi sudah jelas tinggal jalan saja," katanya.

Bila Projo memang ingin mewacanakan perpanjangan masa jabatan, sebaiknya bicara langsung dengan komisi terkait di DPR yang mengurus pemilu. "Sampaikan saja resmi ke komisi terkait," katanya.

Sebelumnya, Bendahara Umum (Bendum) DPP Projo Panel Barus menyampaikan, kemungkinan politik yang akan terjadi di 2024 mendatang. Ia menyebut, kemungkinan tersebut yakni perpanjangan masa jabatan presiden.

"Sebagai sebuah kemungkinan politik, menurut saya yang lebih masuk akal bukan 3 periode, tapi 2,5 periode (perpanjangan masa jabatan)," kata Panel, dalam diskusi Total Politik dengan tema "Bangkit dari Kubur Jokowi 3 Periode", di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (12/6).

Lebih lanjut, Panel menjelaskan, perpanjangan masa jabatan presiden lebih memungkinkan ketimbang menjalankan aspirasi tiga periode. "Karena tiga periode ini effortnya begitu besar, dan kehendak rakyat menjadi sebuah syarat, belum lagi perubahan amandemen," ungkapnya.

Rekomendasi