Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku tidak menerima karpet merah sepanjang karir politiknya. Meski dirinya merupakan putri Presiden Kelima RI dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPP PDIP ini berkata, dalam karir politiknya hingga menjadi pimpinan parlemen tidak ada yang instan.
"Tapi semua manusia itu untuk mencapai cita-citanya itu pasti perlu perjuangan. Tidak mungkin ada yang instan, karpet merah tiba-tiba jadi, enggak ada. Semuanya itu perlu perjuangan," kata Puan dalam acara 'Sinau Bareng Cak Nun' yang digelar PDIP di sekolah partai, Jakarta, Minggu (10/4).
Advertisement
Namun, dia mengaku enggan menunjukkan ke publik perjuangan politiknya. Masa-masa sulitnya tidak perlu ditunjukkan ke masyarakat luas.
"Tapi kan perjuangan enggak mungkin disampaikan, saya menderita, saya capek, saya sakit, enggak. Yang penting kerja, kerja, kerja, demi, saya ingin Indonesia lebih baik daripada hari ini," kata Puan.
Puan mengungkap saat ini masih miliki cita-cita. Ia ingin menjadi bagian yang membangun bangsa agar lebih baik dari sebelumnya.
Cita-cita itu belum tercapai karena tidak bisa sendirian membangun bangsa Indonesia. Perlu bersama-sama dan gotong royong semua elemen masyarakat.
"Membangun Indonesia itu harus gotong royong, tua muda, kaya miskin, perempuan laki tidak ada yang membedakan. Membangun Indonesia harus gotong royong, gotong royong, dan gotong royong," pungkas Puan.