Kemenekraf Akselerasi Ekraf Go Global Lewat Kolaborasi Strategis dengan Braze

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan perusahaan teknologi Braze untuk mengakselerasi pegiat ekraf di Indonesia. Program ini fokus pada peningkatan kapasitas dan perluasan akses pasar global melalui pemanfaatan teknologi pemasaran.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenekraf Akselerasi Ekraf Go Global Lewat Kolaborasi Strategis dengan Braze
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan perusahaan teknologi Braze untuk mengakselerasi pegiat ekraf di Indonesia. Program ini fokus pada peningkatan kapasitas dan perluasan akses pasar global melalui pemanfaatan teknologi pemasaran. (AntaraNews)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengambil langkah progresif dengan berkolaborasi bersama perusahaan teknologi global, Braze. Inisiatif ini dirancang untuk mengakselerasi pegiat ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia, mendorong mereka untuk bersaing di pasar global. Melalui kemitraan strategis ini, Kemenekraf berupaya memperkuat kapasitas pelaku ekraf serta memperluas jangkauan pasar mereka secara signifikan.

Kolaborasi ini akan memfokuskan pada pemanfaatan teknologi pemasaran digital canggih, yang diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan bagi produk-produk kreatif Indonesia. Program peningkatan kapasitas ini dijadwalkan akan dimulai pada awal Agustus, menandai komitmen serius dalam memajukan sektor ekraf nasional. Tujuannya adalah agar produk lokal dapat menembus pasar internasional dengan dukungan teknologi mutakhir.

Riefky dari Kemenekraf menegaskan bahwa peran kementerian adalah sebagai akselerator utama bagi para pegiat ekraf. Kemenekraf ingin pelaku usaha yang sudah memiliki produk dan kapasitas bisnis dapat berkembang lebih cepat melalui akses ke teknologi, pelatihan, pemasaran, investasi, dan jejaring internasional. Kolaborasi dengan Braze ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi ekosistem ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

Kolaborasi Strategis untuk Peningkatan Kapasitas Pegiat Ekraf

Fokus utama kolaborasi Kemenekraf dan Braze adalah penyelenggaraan program "Grow with Braze," yang akan dimulai pada awal Agustus. Program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia, membantu pegiat usaha meningkatkan daya saing mereka. Jaringan global yang dimiliki Braze diharapkan mampu memperluas pasar produk lokal dan mendorong lebih banyak pelaku usaha nasional untuk "go global."

Kerja sama ini mencakup beberapa inisiatif berkelanjutan, termasuk penyediaan 1.000 sertifikasi gratis mengenai customer engagement dan digital campaign bagi pegiat ekraf. Selain itu, Braze akan memberikan dukungan teknologi untuk membantu pelaku usaha membangun komunikasi digital yang lebih personal dengan konsumen mereka. Pemanfaatan data real-time dan kecerdasan buatan (AI) dari platform Braze akan mendukung transformasi bisnis ini.

Franz Sihaloho, Country Director Braze Indonesia, menyatakan keyakinannya bahwa teknologi customer engagement dapat membantu pegiat ekraf Indonesia membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen. Oleh karena itu, Braze ingin berkolaborasi dengan Kemenekraf melalui pelatihan, sertifikasi, hingga pemanfaatan teknologi. Tujuannya adalah agar semakin banyak pegiat ekraf Indonesia yang mampu berkembang dan bersaing di pasar global.

Membuka Peluang Pasar Global Melalui Konferensi Internasional

Bagian penting dari kolaborasi ini adalah rencana Braze untuk menyelenggarakan konferensi teknologi pemasaran berskala internasional pada 4 Agustus 2026. Acara ini akan menghadirkan CEO global Braze langsung dari Amerika Serikat, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pasar Indonesia. Menteri Ekraf diharapkan dapat menjadi keynote speaker dan memanfaatkan momentum ini untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Konferensi ini tidak hanya akan menjadi ajang berbagi pengetahuan tentang tren pemasaran digital terkini, tetapi juga platform untuk mempertemukan para pemangku kepentingan. Kehadiran pemimpin industri global akan memberikan inspirasi dan wawasan berharga bagi pegiat ekraf Indonesia. Ini adalah kesempatan emas untuk mempromosikan potensi ekonomi kreatif Indonesia di kancah internasional.

Selain agenda konferensi, kedua belah pihak juga mendiskusikan peluang pelatihan talenta digital yang lebih mendalam. Pembahasan juga mencakup kolaborasi untuk peningkatan optimalisasi bisnis dari binaan Kemenekraf. Inisiatif ini menunjukkan pendekatan komprehensif untuk mengembangkan kapabilitas digital di sektor ekraf.

Memperkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Indonesia

Keterlibatan Braze dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 juga menjadi bagian dari diskusi, yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dunia. Partisipasi ini akan menyoroti inovasi dan potensi ekraf Indonesia di panggung global. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing.

Pemerintah, melalui pendekatan heksaheliks, terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Ini termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah mempercepat akselerasi pegiat ekonomi kreatif yang telah memiliki kapasitas produksi dan potensi pasar. Dengan dukungan teknologi dan jejaring global, diharapkan mereka mampu "naik kelas" dan menjadi pemain kunci di pasar internasional. Kemenekraf berkomitmen penuh untuk mewujudkan visi ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi