Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta seluruh kader melakukan refleksi untuk memanaskan jiwa perjuangan seperti ditunjukkan oleh Proklamator Soekarno. Hal itu disampaikan Megawati di acara Bimtek Jelang HUT PDIP, Minggu (9/1).
Dalam pidatonya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan dari Megawati, sebagai partai nasionalis segera lakukan kritik dan otokritik. Tujuannya membuat perbaikan.
“Sebagai partai Nasionalis Soekarnois, mari kita lakukan kritik dan otokritik. Lihat ke dalam kekurangan kita dan lakukan perbaikan. Yang utama, mengapa tema HUT kita Bangunlah jiwa dan badannya untuk Indonesia Raya? Apa artinya membangun jiwa?” Ujar Hasto menyampaikan pesan Megawati.
Untuk diketahui, Megawati hadir secara daring dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Para Ketua DPP PDIP seperti Prananda Prabowo dan Puan Maharani, juga hadir secara daring.
Hadir di lokasi bersama Ketua DPP PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi Sukur Nababan, dan Ketua DPP PDIP bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat.
Hasto menjelaskan, untuk memahaminya, para kader PDIP bisa belajar dari pengalaman Bung Karno. Sebagai intelektual, Bung Karno bisa saja menjadi kaya pada saat itu dengan modal pendidikannya. Tetapi, kata dia, Bung Karno justru memilih jalan tak mudah.
“Mengapa Bung Karno mengikuti jalan sulit, harus dipenjara, harus jadi buruh kereta api, harus tempuh jalan berbahaya hingga dibuang? Kenapa? Ini adalah soal jiwa, soul, yang muncul dari dalam karena pemahaman Soekarno atas penderitaan rakyat Indonesia,” kata Hasto.
Advertisement
“Maka jiwa inilah yang kita gelorakan agar muncul gagasan perjuangan untuk selalu bekerja menyejahterakan kesejahteraan rakyat. Ini yang kita gelorakan di HUT ini,” tegasnya
Hasto menjelaskan, jiwa tersebut yang membuat Indonesia di jaman Bung Karno berhasil merebut Irian Barat walau Indonesia tak punya uang atau persenjataan militer. Jiwa tersebut, kata Hasto, membuat Megawati Soekarnoputri mampu mengibarkan bendera PDI di tengah cengkeraman kuat rejim otoriter Orde Baru.
“Kalau ini bisa kita miliki, punya semangat berkobar terus menyelesaikan masalah rakyat dan mengerjakannya, ini jalan kita memenangkan hati rakyat," bebernya.
“Maka momentum perayaan puncak HUT partai ini kita jadikan untuk menggelorakan semangat juang kita, menegaskan kita sebagai partai pejuang yang menyatu dengan kekuatan rakyat, yang turun di tengah rakyat,” tambahnya.