PPP Soal Hasil Survei Partai Kerap Meleset saat Pemilu: Kita Selalu Lolos ke DPR

Awiek bilang, bahwa prediksi lembaga survei tidak selalu akurat. PPP juga tak pusing jika elektabilitas partainya di lembaga survei rendah.

Muhammad Genantan Saputra
PPP Soal Hasil Survei Partai Kerap Meleset saat Pemilu: Kita Selalu Lolos ke DPR
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) ikut mengkritik lembaga survei yang kerap meleset terkait prediksi partai politik yang tidak akan lolos pemilu. Menurutnya, PPP selalu lolos ambang batas parlemen meski angka partainya di lembaga survei rendah.

"Sejak lembaga survei berdiri PPP selalu diprediksi tidak lolos parliamentary treshold tapi kenyataannya PPP lolos parliamentary treshold," katanya lewat pesan tertulis, Kamis (30/12).

Awiek bilang, bahwa prediksi lembaga survei tidak selalu akurat. PPP juga tak pusing jika elektabilitas partainya di lembaga survei rendah.

Hasil Survei Aneh

Waketum PAN Viva Yoga menilai, hal itu sangat aneh, karena hasil survei berbeda 500 persen dengan hasil perolehan suara resmi yang ditetapkan KPU.

"Aneh kan? Masa hasilnya berbeda 500 persen ketika PAN di survei. Apakah lembaga survei itu tidak kredibel? Tidak berlandaskan pada kaidah ilmiah? Atau karena faktor lain?" katanya pula.

Dia mengatakan, partainya pernah menanyakan kepada ‘surveyor’ terkait mengapa hasil survei selalu berbeda dengan hasil pemilu. Menurut dia, para ‘surveyor’ tersebut menjawab karena yang berperan penting adalah pergerakan para calon anggota legislatif PAN.

Hasil Survei SMRC

Sebelumnya, salah satu temuan survei SMRC menyebutkan, dukungan pemilih pada Partai NasDem, PPP, dan PAN belum meyakinkan karena belum mendapat dukungan publik di atas ambang batas parlemen 4 persen.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas menjelaskan, hasil surveinya menunjukkan Partai NasDem mendapat dukungan publik sebesar 3,4 persen, PPP 2,7 persen, dan PAN 1,8 persen.

"Ketiga partai ini tidak mengalami perubahan berarti dalam dua tahun terakhir. Pada survei Maret 2020, NasDem didukung 3 persen, PPP dan PAN mendapatkan suara sekitar 2,4 dan 2,3 persen suara," katanya lagi.

Survei SMRC tersebut dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka dengan jumlah sampel awal 2420 yang dipilih secara acak dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 2.062 atau 85 persen, margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Rekomendasi