DPR Ingatkan Pemerintah Hati-hati dalam Menjaga Kondusivitas Ekonomi di Masa Covid-19

Agus menuturkan, selama pandemi Covid-19, neraca transaksi berjalan tetap positif dengan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga yang relatif stabil.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
DPR Ingatkan Pemerintah Hati-hati dalam Menjaga Kondusivitas Ekonomi di Masa Covid-19
Mukhamad Misbakhun. ©2019 Merdeka.com

Pelaksana tugas Kepala Pusat Riset Ekonomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Agus Eko Nugroho mengatakan percepatan program vaksinasi Covid-19 akan menjadi jalan utama menuju pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Agus menuturkan, selama pandemi Covid-19, neraca transaksi berjalan tetap positif dengan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga yang relatif stabil.

Meski begitu, Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun tetap mengingatkan pemerintah juga harus berhati-hati dalam menjaga kondusivitas ekonomi di masa pandemi covid-19.

"Kami di Komisi XI DPR selalu mengingatkan pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kondusivitas ekonomi yang sedang dalam tahap pemulihan setelah mengalami konstraksi yang dalam karena pandemi Covid-19," ujar Misbakhun saat menghadiri acara tasyakuran dan peresmian integrity cafe ‘Warung Kerjo’ di KPP Pratama Pasuruan, Jumat (24/12).

Sementara itu, politikus Partai Golkar ini mengapresiasi KPP Pratama Pasuruan yang mengklaim mencapai target penerimaan sebesar Rp 1.198.072.275 atau hampir Rp 1,2 trilun per 24 Desember 2021 di tengah pandemi. Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan II Jawa Timur itu menilai keberhasilan KPP Pratama Pasuruan mencapai target pajak pada masa pandemi Covid-19 merupakan prestasi luar biasa.

Misbakhun pun meyakini KPP Pratama Pasuruan masih bisa menambah penerimaan dari sektor perpajakan. "Masih ada enam hari kerja yang tersisa pada akhir 2021 ini," ucapnya.

Oleh karena itu, Misbakhun mendorong Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan penghargaan kepada jajaran KPP Pratama Pasuruan. Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu menyatakan penghargaan untuk KPP Pratama Pasuruan bisa berupa pemberian insentif prestasi kerja (IPK).

"Salah satu reward itu bisa berupa realisasi pemberian IPK," kata Misbakhun.

Rekomendasi