Kader Demokrat Diajak Temui Moeldoko Dijanjikan Dana Bencana, Tapi Malah Bahas Capres

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyebut apa yang di utarakan Moeldoko bertentangan dengan fakta yang dia dapatkan.

Muhammad Genantan Saputra
Kader Demokrat Diajak Temui Moeldoko Dijanjikan Dana Bencana, Tapi Malah Bahas Capres
AHY dan herzaky mahendra. ©2020 Merdeka.com

Partai Demokrat merespons pernyataan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang membantah segala tuduhan tentang isu kudeta Demokrat. Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyebut apa yang disampaikan Moeldoko bertentangan dengan fakta yang dia dapatkan.

"Kami mendapatkan banyak sekali pertanyaan tentang bahasa tubuh beliau yang tidak bisa menyembunyikan kegelisahan dan isi pernyataan beliau yang kontradiktif. Apa yang beliau sampaikan juga bertentangan dengan keterangan saksi-saksi kami yang menghadiri pertemuan serta fakta pengakuan yang kami dapatkan," katanya, Kamis (4/2).

Contohnya, kata Zaky, dalam penjelasan tanggal 1 Februari, Moeldoko mengakui bertemu dengan sejumlah kader Demokrat di rumahnya untuk mendengarkan curhat. Tetapi, pada jumpa pers tanggal 3 Februari, Moeldoko mengaku pergi ke hotel untuk menemui mereka.

"Artinya, ada upaya untuk menyisihkan waktu dan energi di antara kesibukan sebagai Kepala Kantor Staf Presiden untuk menemui kader-kader Partai Demokrat, yang berada di luar lingkup tanggung jawabnya," ucapnya.

Dia mengungkapkan, para kader Demokrat awalnya dibujuk bertemu Moeldoko untuk mendapat dana alokasi bencana. Namun, saat bertemu malah diajaki bicara Kongres Luar Biasa (KLB) dan pencapresan 2024.

"Para kader yang ditemui ini, dibujuk datang dengan janji untuk mendapat alokasi dana tanggap bencana alam di daerah masing-masing. Mereka datang dengan prasangka baik, untuk menghormati undangan, tetapi malah diajak bicara soal KLB dan pencapresan 2024," ungkapnya.

"Mereka tidak curhat. Inilah yang membuat mereka kemudian melaporkan pertemuan ini pada DPP. Mereka kader-kader yang setia pada hasil Kongres ke-5 Partai Demokrat Tahun 2020," pungkasnya.

Rekomendasi