Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, meresmikan secara langsung patung Presiden pertama RI, Soekarno. Patung ini didirikan di Kompleks Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.
Megawati sempat memberikan kuliah umum. Salah seorang taruna dia minta untuk maju dan menjawab pertanyaan. Taruna tersebut bernama Firdaus asal Aceh Tengah.
"Pertanyaannya kenapa mau masuk Akmil? Apakah karena di sini gratis atau mau bela negara? Jangan ada yang bisikin, masa apa-apa ada yang bisikin? Dari hati nurani kamu sendiri," tanya Megawati di Gedung Moch. Lily Rochli, Kompleks Akmil, Mertoyudan, Magelang, Jumat (7/2).
Taruna itu menjawab karena ingin membela negara. Jawaban itu membuat puas Ketua Dewan Pengarah BPIP itu. Meski demikian, Megawati menuturkan, tantangan sebenarnya adalah setelah mereka lulus dan turun ke lapangan untuk membuktikan apa yang telah diucapkan.
"Sekarang, kalau masuk ke lapangan, akan makin sulit. Dan di situlah pertarungan jiwa kita untuk bertahan tadi. Dedikasi keyakinan, bahwa mau membela negara," ungkap Megawati.
Mega sempat menyinggung soal adanya istri prajurit TNI yang terpapar radikalisme. Karenanya, Megawati meminta bahwa semangat bela negara itu didedikasikan. Bukan hanya, dipikirkan saja.
"Dedikasi itu harus selamanya. Tidak dengan berpikir. Jadi kalau ditanya akan spontan. Beda lho. Akan kelihatan body language-nya," jelas Mega.
Reporter: Megawati Soekarnoputri
Sumber: Liputan6.com